AYOJAKARTA.COM - Masyarakat Indonesia memang sering kali dihantui dengan bencana alam yang baru-baru ini kerap terjadi.
Salah satu kekhawatiran bencana tersebut adalah terjadinya gempa bumi dan tsunami.
Hal itu dikarenakan Indonesia sendiri merupakan negara yang dilintasi lingkaran cincin api pasifik dan juga dikelilingi oleh lautan.
Kendati demikian, masyarakat Indonesia masih banyak yang tidak memahami potensi akan bahaya bencana tersebut salah satunya mengenai kesadaran mitigasi bencana.
Kesadaran yang rendah akan mitigasi bencana merupakan hal dasar yang menyebabkan banyaknya kejatuhan korban pada saat terjadinya bencana.
Lantas bagaimana cara masyarakat mengetahui tanda-tanda alam sebelum bencana tsunami terjadi? Simak berikut ini tanda-tanda tsunami akan terjadi seperti dilansir Ayojakarta.com dari kanal Youtube Halo Edukasi, Kamis (29/12/2022):
Baca Juga: BRIN Ingatkan Badai Dahsyat, Indigo Miyan Ramal Ada Tsunami Terjang Wilayah Inisial Berikut di 2023
1. Terjadinya Getaran dari Dalam Laut
Salah satu tanda yang bisa menyebabkan bencana tsunami adalah adanya getaran dengan kekuatan yang cukup besar, dimana pusatnya ada di dalam bumi.
Getaran yang kekuatanya besar ini bisa berbentuk gempa bumi bawah laut, gunung meletus di bawah laut atau longsor yang terjadi dibawah laut.
Hal ini terjadi sebab adanya getaran yang luar biasa ini lah yang menjadikan gelombang tsunami terjadi.
2. Perubahan Kondisi Air
Biasanya orang yang letak daerahnya berada disisi pesisir pantai memang lebih diwaspadai dari pada yang ada di daratan.
Pasalnya tsunami lebih mungkin bisa terjadi di daerah yang sekiranya lautan sebelum terjadinya tsunami keadaan ari akan berbeda.
Setelah terjadi getaran besar selanjutnya kita akan melihat air laut yang tiba-tiba surut ini merupakan pertanda yang sangat jelas ketika akan terjadi tsunami.
Air permukaan laut terlihat surut karena air laut akan tersedot oleh keadaan di dalam air laut itu sendiri akibat getaran kuat sebelumnya.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Gempa 3,7 SR Guncang Labuha, Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami
3. Suara Gemuruh yang Keras
Tanda akan terjadinya tsunami juga bisa dilihat dengan secara tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang keras dari kejauhan.
Hal ini disebabkan karena air laut yang menghantam lautan, dimana terjadi karena lempengan yang patah menabrak air lautan hingga menghasilkan suara yang keras.
4. Hewan-hewan menjauhi laut
Tanda selanjutnya yaitu keberadaan hewan-hewan yang berbondong-bondong menjauhi daerah pantai baik itu burung maupun binatang darat lainnya.
Hal itu terjadi sebab sensor bahaya binatang lebih kuat dari pada manusia, maka dari itulah binatang lebih dahulu akan terjadinya tsunami dan mereka mencoba menyelamatkan diri agar tidak gelombang tsunami yang bisa mengancam keselamatan mereka.
Baca Juga: Terjamin, Ini Daftar Kota yang Aman dari Gempa Bumi dan Tsunami di Indonesia
5. Adanya gempa pengiring
Tsunami tidak bisa terjadi begitu saja, sebelum terjadi sering kali terjadi gempa yang mengawali terlebih dahulu, salah satunya gempa tektonik dan gempa vulkanik dengan getaran yang tinggi.
6. Gelombang Besar yang Tidak Biasa
Masyarakat juga perlu waspadai juga dengan adanya gelombang air laut yang besar dan tidak seperti biasanya.
Sebab gelombang yang tersebut bisa saja bagian dari rentetan gelombang laut yang ada sebelum terjadinya bencana tsunami.
Demikian informasi yang bisa kami dibagikan untuk anda selalu waspada terhadap kemungkinan apapun bencana alam yang terjadi.
Anda bisa mulai mempelajari dan mengenali tanda-tanda alam untuk selalu berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya tsunami dan bencana alam lainnya.
Sehingga anda bisa berupaya meminimalisir kemungkinan kejatuhan korban jiwa yang lebih besar.***

Share this article
Berikut ini adalah enam tanda tsunami akan terjadi, salah satunya suara gemuruh yang keras dari kejauhan.