AYOJAKARTA.COM -- Warga Kota Sumedang dikejutkan dengan gempa magnitudo 4,8 beberapa saat menjelang pergantian tahun tepatnya pada 31 Desember 2023 pukul 20.34 WIB.
Menurut keterangan BPBD Provinsi Jabar, gempa yang berada di kedalaman 5 Km tersebut dirasakan hampir di seluruh Kabupaten Sumedang dan sebagian Kabupaten Bandung.
Menurut data per 1 Januari 2024, gempa tersebut menyebabkan kerugian material 138 bangunan terdampak dan menyebabkan tiga orang luka ringan.
Berikut adalah 6 fakta gempa Sumedang yang dikutip dari postingan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Dr Daryono.
1. Episenter Gempa Sumedang ini terletak persis di Kota Sumedang dan sesuai/terkonfirmasi dengan kerusakan yang terjadi, sehingga gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang berada di wilayah tersebut.
2. Kerusakan bangunan di Sumedang akibat gempa M4,8 dipengaruhi: (1) kedalaman gempa sangat dangkal, hanya 5 km (2) kualitas bangunan rumah yang rendah, di bawah standar (bukan rumah tahan gempa) (3) Kondisi tanah lunak di Sumedang yang dapat terjadi amplifikasi (penguatan) gempa.
3. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
4. lokasi gempa Kota Sumedang 2023 dan sejarah gempa sebelumnya.
- Gempa Rancakalong Majalengka 19 Desember 1972, Magnitudo 4,5.
- Gempa Majalengka 6 Juli 1990, Magnitudo 4,5.
- Gempa Cisewu Garut 2 Februari 2005, Magnitudo 4,8.
5. Pada 19 Desember 1972 gempa bumi Mag. 4,5 pernah mengguncang Kab. Sumedang berdampak mencapai skala Intensitas MMI.
Gempa kerak dangkal saat itu menyebabkan kerusakan banyak bangunan rumah dan longsoran di Cibunar, Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat.
6. Lokasi 3 episenter Gempa Sumedang (lingkaran warna hijau) terletak berdekatan dengan jalur Sesar Cileunyi-Tanjungsari sehingga Gempa Sumedang ini diduga sebagai terusan dari Sesar Cileunyi -Tanjungsari. (Compiled by Ajat Sudrajat-BMKG).
Baca Juga: Bocoran Tanggal Cair KJP Plus Januari 2024 SD, SMP dan SMA
3 RS Retak
Sementara menurut informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), akibat gempa pada malam tahun baru sebanyak 331 pasien RSUD Sumedang yang terdiri dari 248 pasien rawat inap dan 83 pasien IDG di evakuasi ke halaman gedung dan lima tenda yang ditempatkan di jalan raya.
Hasil perkembangan kaji cepat oleh tim gabungan, ada tiga bangunan rumah sakit yang retak meliputi gedung Paviliun, VIP dan Sakura. Tim terus menyisir titik lain untuk pengecekan lebih lanjut.
Sementara itu, RS Pakuon dalam kondisi aman, namun seluruh pasien tetap dievakuasi keluar gedung sebagai antisipasi hingga kondisi dapat dipastikan aman dan terkendali.
Adapun wilayah Babakan Hutip, ada 53 rumah tudak dan sebanyak 200 warga dievakuasi ke lapangan terdekat. Tim gabungan saat ini sedang mendirikan tenda lapangan untuk menampung warga terdampak.
Gempa juga menyebabkan terowongan di tol Cisumdawu mengalami keretakan. Hingga saat ini forkopimda masih berkoordinasi dengan CKJT selalu pengelola Tol Cisumdawu untuk memeriksa dampak lebih lanjut akibat gempa.
Pemerintah Kabupaten Sumedang juga telah menyiagakan Posko Utama di Pos Pam Nataru yang berlokasi di depan Alun-Alun Sumedang, termasuk di dalamnya posko informasi.

Share this article
Warga Kota Sumedang dikejutkan dengan gempa magnitudo 4,8 beberapa saat menjelang pergantian tahun tepatnya pada 31 Desember 2023, 20.34 WIB