AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini pengguna Twitter atau X bernama John Sitorus dengan akun @miduk17 membuat heboh publik.
Pasalnya akun tersebut mengunggah sebuah postingan yang menunjukkan ada stiker Prabowo-Gibran pada sebuah karung beras bulog.
Unggahan tersebut lantas viral dan menimbulkan kontroversi di kalangan publik bahkan banyak yang menyebut jika Prabowo-Gibran diduga melakukan kampanye kotor.
Baca Juga: Cek KIP Kuliah Kemenag 2024! Bisa Dapat Bantuan Pendidikan Rp6,6 Juta Per Semester
Dimana paslon nomor urut 2 itu disebut-sebut berkampanye dengan cara menunggangi penyaluran bansos berupa sembako atau beras tersebut.
Menanggapi kabar miring tersebut, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran memberikan klarifikasi.
Melalui tayangan di akun TikTok @dekade_08 pada (27/1/24), Habiburokhman selaku Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran meminta pihak bawaslu untuk proaktif mengusut persoalan ini hingga tuntas.
“Minta Bawaslu untuk proaktif ya, tidak hanya dia menunggu adanya laporan,” terang Habiburokhman.
“Mengusut kasus ini agar menjadi terang dan jelas bagi masyarakat bahwa tidak ada kaitannya dengan kami,” lanjutnya.
Habiburokhman juga meminta agar pihak Bawaslu memanggil pemilik akun X @miduk17 tersebut guna mengklarifikasi asal muasal cuitannya yang kini membuat geger.
Baca Juga: 5 Kota Terkotor di Indonesia Versi Kementerian Lingkungan Hidup, Ada Medan hingga Manado!
“Termasuk diantaranya adalah menurut kami, Bawaslu baiknya mengundang pemilik akun John Sitorus ini @miduk17 ini untuk menanyakan hal ihwal ini supaya jelas gitu,” ujar Habiburokhman.
Lebih lanjut ia mengatakan, “Karena kami tunggu cuitannya sampai saat ini nggak ada lagi soal keterangan yang lebih detail.”
Selain itu Habiburokhman menegaskan jika memang pihaknya menemukan fakta yang berkaitan dengan kabar adanya stiker Prabowo-Gibran di karung beras bulog tersebut, tentunya akan langsung disampaikan kepada publik.
“Kalau kami menemukan fakta, kami akan sampaikan,” ungkap Habiburokhman.
“Misalnya peristiwanya terjadi di desa A, yang melakukan adalah kelompok orang, identitasnya begini, cara melakukannya misalnya dengan ditempel lalu dibagikan ke masyarakat ya , nah itu yang gak ada jadi kami meminta Bawaslu untuk proaktif, diundang saja ini orang biar terang dan jelas ya,” imbuhnya.
Tak lupa Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran tersebut juga mengingatkan pada masyarakat agar tidak terprovokasi apalagi terhasut dengan kabar hoax yang tidak diketahui pasti sumbernya tersebut.
“Lalu pada masyarakat kami menyerukan untuk tenang ya, tidak terprovokasi, tidak mudah terhasut dengan berita bohong ini,” tegas Habiburokhman.
Selanjutnya, Habiburokhman juga menyenggol tanggapan Cak Imin terhadap isu beras berstiker Prabowo-Gibran tersebut.
Menurut Habiburokhman, sikap Cak Imin yang mengomentari isu yang belum diketahui pasti kebenarannya tersebut sangatlah tidak adil.
“Kami merasa beliau bersikap tidak adil dengan menyampaikan narasi bernada insinuansi mengatakan seolah-olah ada pihak-pihak yang melakukan perbuatan,” ujar Habiburokhman.
Habiburokhman juga menyebut jika Cak Imin asal berkomentar tanpa mengklarifikasi kebenaran isu tersebut serta tak melapor ke Bawaslu.
“Tidak ada proses tersebut, barulah kalau memang dilakukan oleh salah satu paslon beliau bersikap sekeras-kerasnya,” ujar Habiburokhman.
Diketahui saat ini akun X Jhon Sitorus atau @miduk17 tersebut sudah hilang dan postingan karung beras bulog yang ditempeli stiker Prabowo-Gibran tersebut tidak lagi ditemukan.***

Share this article
Pasalnya stiker Prabowo-Gibran pada sebuah karung beras bulog yang merupakan bantuan sosial bansos dari pemerintah