AYOJAKARTA.COM -- Beredar foto beras berlogo bulok yang biasa dibagikan untuk bantuan sosial (bansos) diduga ditempelkan stiker pasangan calon nomor urut dua, Prabowo-Gibran.
Foto-foto tersebut pun viral di media sosial. Dugaan politisasi bantuan sosial (bansos) menguak setelah ditemukan stiker calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, ditempelkan pada beras tersebut.
Fenomena ini kemudian menjadi viral di platform media sosial X. Isu politisasi bansos semakin menguat, mengingat adanya foto-foto yang menunjukkan bantuan beras sebagai langkah stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Terlihat dengan jelas membuat stiker dari pasangan calon nomor urut dua.
Kontroversi ini menjadi pusat perbincangan di tengah masyarakat, menciptakan keraguan terkait independensi bansos dari agenda politik tertentu.
Menyikapi hal ini, Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan tegas membantah adanya keterlibatan paslon dalam program bansos.
Dalam pernyataannya, Menteri Airlangga menegaskan bahwa bansos yang ada saat ini merupakan bagian dari program pemerintah, dan tidak ada kaitannya dengan paslon manapun.
Baca Juga: Periode Salur Bansos PKH dan BPNT di Aplikasi SIKS-NG Berubah Hari Ini, Pertanda Akan Dicairkan?
"kalau bansos semua program pemerintah, tidak ada program salah satu paslon pun yang menggunakan bansosnya pemerintah, tidak ada, dipastikan tidak ada, ya terimakasih," ujar Menteri Airlangga, menepis isu politisasi bansos yang tersebar di media sosial, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube MetroTv, pada Jumat, 26 Januari 2024.
Pernyataan resmi tersebut diharapkan dapat menghilangkan keraguan di tengah masyarakat terkait independensi dan tujuan sebenarnya dari program bansos yang dijalankan pemerintah.

Share this article
Beredar foto beras berlogo bulok yang biasa dibagikan untuk bantuan sosial (bansos) diduga ditempelkan stiker Prabowo-Gibran.