AYOJAKARTA.COM — Ahli digital forensik Rismon Sianipar terus mencoba mencari keadilan bagi Jessica Wongso.
Rismon Sianipar dalam YouTube pribadinya Balige Academy, beberapa kali mencoba membongkar rekayasa yang dilakukan dalam persidangan Jessica Wongso.
Bahkan, Rismon Sianipar menantang Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memeriksa beberapa orang yang diduga melakukan rekayasa terhadap CCTV yang dijadikan alat bukti di persidangan Jessica Wongso.
Rismon Sianipar geram karena sampai saat ini belum ada pergerakkan dari Kapolri untuk memeriksa Krishna Murti dan Muhammad Nuh Al-Azhar.
Ia mempertanyakan mengapa bukti rekaman CCTV di Kafe Olivier harus dikaburkan apabila tidak ada rekayasa.
Baca Juga: Rismon Sianipar Labeli Jaksa Shandy Handika CS Manipulator Berdarah Dingin di Kasus Kopi Sianida
Menurut Rismon, banyak frame yang dikaburkan yang membuat isi video menjadi kabur dan tidak jelas.
“Kalau tidak mereka rekayasa kenapa perlu dikaburkan Pak Kapolri? Jawab itu," kata Rismon, dikutip pada, Senin 25 Maret 2024.
"Kalau tidak ada motif untuk merekayasa untuk apa dikaburkan video? Jelas 1920x1080 di-zoom 2-3 kali semua pergerakan Jessica di meja 54 harusnya terang,” lanjutnya.
Rismon Sianipar menunggu jawaban dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas dugaan CCTV yang dikaburkan tersebut.
Rismon bahkan menantang Kapolri untuk tidak menjadi seorang pengecut dan berani memeriksa Krishna Murti dan Muhammad Nuh Al-Azhar.
“Jawab itu Kapolri, Anda jangan jadi pengecut dan banci," kata Rismon.
"Seorang jenderal kok pengecut, mundur Anda keterlaluan masa memeriksa Krishna Murti dan Muhammad Nuh Al Azhar aja gak berani,” lanjutnya.
Rismon Sianipar mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Krishna Murti dan Muhammad Nuh Al-Azhar adalah tindakan yang memalukan.
Namun, ia menambahkan bahwa lebih memalukan lagi Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang tidak berani memeriksa anak buahnya sendiri, yakni Krishna Murti dan Muhammad Al-Azhar.
“Inilah pekerjaan dari anak buahmu Kepala Sub Direktorat Komputer Forensik saat itu memalukan," kata Rismon.
"Lebih memalukan lagi Anda tidak mampu menyentuh mereka, tidak berani memeriksa mereka. Mundur saja Anda Kapolri," tegasnya.***

Share this article
Rismon Sianipar menantang Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memeriksa CCTV yang dijadikan alat bukti di persidangan Jessica Wongso.