AYOJAKARTA.COM - Pakar Digital Forensik dan Komputer Vision, Rismon Sianipar melabeli Jaksa Shandy Handika dan rekannya sebagai manipulator berdarah dingin.
Hal itu lantaran jaksa Shandy Handika disebut diduga telah bekerja sama dengan sosok yang diduga merekayasa CCTV kasus kopi sianida Jessica Wongso yang menewaskan Wayan Mirna Salihin.
Rismon Sianipar menyebut bahwa orang yang diduga merekayasa CCTV kasus kopi sianida adalah Christoper Hariman Rianto dan Muhammad Nuh Al Ahzar.
“Makanya saya melabeli mereka berdua ini dengan komplotannya adalah manipulator berdarah dingin,” kata Rismon Sianipar seperti yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy.
Menurut Rismon Sianipar, tidak mungkin jika jaksa Shandy Handika tidak tahu jika rekaman CCTV kopi sianida Jessica Wongso itu telah berubah.
“Nggak mungkin para jaksa tidak tahu isi flashdisk berubah, pasti para penipu bekerja sama dengan penipu,” ujarnya.
Baca Juga: Bentuk Wajah Bisa Mengungkap Kepribadian Seseorang, Bulat Ternyata Sifatnya seperti ini…
Rekaman CCTV tersebut diduga telah direkayasa dan digunakan dalam persidangan Jessica Wongso.
Dan oleh Krishna Murti, Jessica Wongso disebut sampai dimasukan ke sel tikus selama empat bulan lamanya.
Tujuannya agar Jessica Wongso mau mengakui bahwa dirinya telah membunuh Mirna Salihin.
“Bayangkanlah Pak Kapolri anak buah Anda, Krishna Murti dengan semena-mena tidak menghargai hak asasi manusia, memasukan seseorang ke sel tikus empat bulan untuk memaksa pengakuan Jessica menggunakan video CCTV hasil rekayasa,” kata Rismon.
Baca Juga: Bentuk Kaki Bisa Mengungkap Karakter Aslimu: Orang yang Ramah, Keras Kepala, atau Rendah Hati?
Rismon menyampaikan, rekaman CCTV tersebut telah di down scalling oleh Muhammad Nuh Al Ahzar.
Sehingga rekaman CCTV tersebut menjadi kasar atau kabur.
“Muhammad Nuh, dia yang melakukan down scalling, down scalling itu menyebabkan objek menjadi kasar dan kabur,” ungkapnya.
Share this article
Menurut Rismon Sianipar, tidak mungkin jaksa Shandy Handika tidak tahu jika rekaman CCTV kopi sianida Jessica Wongso itu telah berubah.