AYOJAKARTA.COM – Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar baru-baru ini mendesak salah seorang anggota polisi untuk meminta maaf imbas dugaan rekayasa video CCTV kasus Jessica Wongso.
Sosok yang diminta Rismon Sianipar untuk menyampaikan permohonan maaf atas rekayasa video CCTV kasus Jessica Wongso adalah Krishna Murti.
Rismon Sianipar meyakini bahwa Krishna Murti ikut terlibat dalam rekayasa video CCTV kasus Jessica Wongso yang dilakukan oleh Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto.
Ia menyampaikan rekayasa video CCTV tersebut dikoordinasikan oleh Krishna Murti.
“Saya meminta kepada anda Krishna Murti bertobatlah, ini bulan suci Ramadhan. Ini saatnya anda kembali ke jalur yang benar. Di bulan ini harusnya anda sadar, bertobat, mengakui anda salah karena tidak ada lagi secara ilmiah, kalian tidak ada lagi ruang gerak untuk mencari pembenaran. Tidak ada lagi, sudah saya analisa secara detail rekayasa-rekayasa yang kalian lakukan,” kata Rismon Sianipar dikutip ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy pada Senin (8/4/2024).
Rismon berujar seharusnya bulan Ramadhan menjadi momentum yang baik untuk Krishna Murti menyampaikan permohonan maaf kepada publik.
Sebab, ia menilai tidak ada ruang gerak bagi Krishna Murti, Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto untuk membantah tudingan rekayasa video CCTV tersebut.
Pasalnya, Rismon menyebut tidak ada satupun dari 37 bukti ilmiah yang dibantah ketiganya.
“Di bulan suci ini harusnya kau buat statement publik minta maaf mengaku salah karena ini akan menyeret namamu terus. Bukti satu dari 37 saja sudah enggak bisa kalian bantah,” ujarnya.
Seperti diketahui, Rismon telah mengumpulkan sebanyak 37 bukti ilmiah dugaan rekayasa video CCTV.
Ia mengungkapkan rekayasa video tersebut terjadi pada kamera 7 yang mana semua pergerakan Jessica Wongso yang terekam telah dikaburkan.
Akibatnya, semua objek yang terlihat dalam video tersebut berubah menjadi kecil dan sulit dilihat.
Menurut Rismon, rekayasa video CCTV tersebut sudah sangat kelewatan.
Oleh karena itu, ia berharap Krishna Murti dan yang lainnya bisa meminta maaf kepada publik.
“Inilah kesempatanmu harusnya. Enggak peduli kau jenderal bintang berapa sama kami. Apa gunanya jenderal kalau memanipulasi seperti itu? Minta maaflah kepada publik, mengaku salah dan siap dihukum, itu saja caranya yang paling elegan,” tutupnya.***

Share this article
Sosok ini didesak Rismon Sianipar untuk minta maaf terkait dugaan rekayasa CCTV di kasus Jessica Wongso.