AYOJAKARTA.COM -- Pegi Setiawan alias Perong adalah otak di balik pembunuhan Vina Cirebon pada tahun 2016 silam.
Pada Rabu 22 Mei 2024, Perong ditangkap oleh pihak kepolisian di Bandung, Jawa Barat.
Penangkapan Pegi alias Perong ini menjadi sorotan netizen. Pasalnya, mereka merasa ada kejanggalan terhadap penangkapan Pegi alis Perong.
Baca Juga: Setelah 8 Tahun Berlalu, Saka Tatal Berani Bicara atas Kasus Vina: Saya Terpaksa Mengaku!
Polda Jabar sebelumnya merilis 3 DPO kasu pembunuhan Vina Cirebon. Mereka adalah 3 DPO yang selama 8 tahun tidak berhasil ditemukan.
Dalam rilisan tersebut, Polda Jabar juga memberikan alamat terakhir DPO berada beserta ciri-cirinya.
Pegi alias Perong disebutkan tempat terakhir dilihat di Desa Banjarwangun, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Ia memiliki ciri-ciri tinggi kurang lebih 160 sentimeter, badan kecil, rambut keriting dan kulit sawo matang.
Namun, setelah wajah Pegi allias Perong muncul ke permukaan, netizen justru merasa ada yang janggal.
Baca Juga: Keluarga Vina Yakin Saka Tatal Berbohong, Kuasa Hukum Ungkap Hal yang Jadi Keyakinannya
Netizen melihat bahwa ciri-ciri yang ada pada DPO berbeda dengan wajah orang yang kini sudah ditangkap.
Perbedaan ciri-ciri tersebut terlihat pada rambut. Dalam rilisan DPO, dituliskan bahwa ciri-ciri Pegi alias Perong berambut keriting.
Namun, orang yang kini sudah diamankan oleh kepolisian tidak memiliki rambut yang keriting.
Dipantau dari unggahan Instagram @infojkt24 pada, Rabu 22 Mei 2024, terdapat 850 komentar.
Komentar-komentar dari netizen tersebuy terkesan meragukan penangkapan Pegi alis Perong oleh kepolisian.
"Gak mungkin dia, ganti kepala ini mah," tulis akun @wulandarira***
"Rambut kriting?" Tulis akun @amor_****
"itu rambut kriting abis smoothing....???" Tulis akun @puzhy_****
"Rambut nya ngak kriting.. Asli apa cmab di kambing hitam kan," tulis akun @agussoe***
"Peran pengganti? Rambut kriting?" Tulis akun @mmdf***

Share this article
Penangkapan Pegi alias Perong ini menjadi sorotan netizen. Pasalnya, mereka merasa ada kejanggalan terhadap penangkapannya.