AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan terhadap Vina dan Eki kini kembali viral, pasca adanya penangan film ‘Vina: Sebelum 7 Hari’ tayang di bioskop pada 8 Mei 2024.
Kasus ini kembali menjadi perhatian publik, dan melibatkan banyak pihak untuk mengungkapkan kejanggalan dalam kasus ini.
Saka Tatal mengungkapkan bahwa dirinya merupakan salah satu korban atas terjadinya kasus pembunuhan Vina dan Eki.
Dalam acara Catatan Demokrasi yang disiarkan di salah satu televisi swasta, Saka Tatal berani mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah ikut terlibat dalam kasus Vina ini.
Saka Tatal bercerita kejadian awal mula mengapa dirinya bisa ditangkap dan dipenjara selama 3 tahun 8 bulan.
Ia mengaku bahwa dirinya terpaksa menerima hukuman tersebut, karena saat dilakukan penangkapan Saka Tatal sempat mendapatkan kekerasan dari pihak kepolisian.
Baca Juga: Tertarik Masuk Teknik Sipil? Berikut 5 PTN dengan Jurusan Teknik Sipil Terbaik
“Terpaksa (menerima hukuman) karena waktu ditangkap saya dipukuli sama polisi, diinjak-injak, disiksa, disetrum, walaupun dikasih makan kaya binatang,” kata Saka Tatal, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube tvOneNews, Rabu, 22 Mei 2024.
Saka Tatal juga mengungkapkan bahwa pada saat kejadian Vina dan Eki dibunuh, dirinya saat itu sedang ada di rumah.
“Pada malam kejadian saya ada di rumah, saya juga ada saksi sampai sekarang masih ada,” tuturnya.
Karena adanya perlakukan tidak manusiawi yang dilakukan oleh pihak kepolisian kepadanya, akhirnya terpaksa Saka Tatal mengaku terlibat dalam kasus ini.
Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Gen Z Suka Resign, Banyak Perusahaan Tidak Terbuka Gaji
“Saya terpaksa mengaku karena sudah tidak kuat dan tidak bisa nahan lagi (disiksa), saya juga sudah pasrah,” jelasnya.
Diketahui, Saka Tatal merupakan orang yang diduga ikut terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki yang terjadi pada tahun 2016 silam.
Saka Tatal mendapatkan hukuman penjara selama 3 tahun 8 bulan, dan dibebaskan pada tahun 2020 yang lalu.

Share this article
Saka Tatal juga mengungkapkan bahwa pada saat kejadian Vina dan Eki dibunuh, dirinya saat itu sedang ada di rumah.