AYOJAKARTA.COM — Mantan Kabareskrim, Susno Duadji ikut mengomentari kasus kematian Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana yang terjadi di Cirebon pada 2016 lalu.
Seperti yang diketahui, sejak awal kasus kematian Vina dan Eky Cirebon disebut-sebut karena pembunuhan hingga pemerkosaan.
Akan tetapi, beberapa bulan terakhir muncul dugaan bahwa kematian Vina dan Eky diduga karena kecelakaan lalu lintas.
Susno Duadji mengatakan bahwa kasus kematian Vina dan Eky semakin menunjukkan bahwa keduanya meninggal karena kecelakaan.
Pasalnya, beberapa saksi yang pernah memberikan keterangan delapan tahun lalu telah mencabut kesaksiannya.
Baca Juga: Sidang Perdana PK Terpidana Kasus Vina Cirebon Digelar Awal September
Beberapa saksi tersebut mengaku diarahkan ketika membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Iptu Rudiana.
“Artinya semakin kuat bahwa ini kecelakaan lalu lintas dan semakin kuat dugaan bahwa ini kasus pembunuhan semakin tipis. Walaupun kata bani inkrah ini sudah inkrah, tapi inkrah belum tentu benar,” kata Susno dikutip dari kanal YouTube Susno Duadji pada Sabtu, 24 Agustus 2024.
Seperti yang diketahui, beberapa saksi yang telah mencabut keterangan mengaku diarahkan oleh Iptu Rudiana ketika membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Seperti halnya Liga Akbar yang delapan tahun lalu mengaku melihat langsung kejadian pembunuhan Vina dan Eky.
Kini, ia telah mencabut keterangannya karena dirinya tidak pernah ada di lokasi kejadian.
“Artinya makin habis alat buktinya. Saksi semakin habis, ada yang mencabut, ada yang mengatakan kesaksiannya karena disiksa, ada juga yang hilang. Kayak si Aep, kemana itu Aep sekarang? Mel-Mel ke mana juga, hilang,” ujarnya.
Susno mengungkapkan alat bukti scientific untuk membuktikan bahwa keduanya meninggal karena pembunuhan tidak ada.
Justru, ia menyebut alat bukti untuk menyatakan bahwa Vina dan Eky meninggal karena kecelakaan semakin banyak.
Salah satunya adalah kemunculan Fransiskus Marbun, teman Eky yang mengaku helmnya digunakan Eky ketika peristiwa itu terjadi.
Tidak hanya itu, muncul Widi dan Mega yang mengaku masih berkomunikasi dengan Vina pada jam 10 malam dan dapat dibuktikan dengan ekstraksi HP milik Vina.
“Semakin bermunculan saksi, bahkan saksi mata yang melihat langsung peristiwa, saksi yang menyatakan itu helmnya dia, sepatunya itu sepatunya dia, ada lagi saksi perempuan menyatakan baju itu bajunya dia, saksi yang menyatakan bahwa jam 22:14:10 masih komunikasi dengan dia dan itu dapat dibuktikan dengan chat BBM. Nah, itu kuat sekali,” tutupnya.***

Share this article
Susno Duadji ikut mengomentari kasus kematian Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana yang terjadi di Cirebon pada 2016 lalu.