Biar Status Seleksi Administrasi Berubah, Pastikan 3 Hal ini Terpenuhi saat Ajukan Sanggah

Illustrasi. Pelamar PPPK TMS di Masa Sanggah
Illustrasi. Pelamar PPPK TMS di Masa Sanggah

AYOJAKARTA.COM – Pada 20 Oktober 2024 pukul 23:59 WIB lalu, pendaftaran bagi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK telah secara resmi ditutup.

Tahapan selanjutnya yang harus dilewati oleh setiap calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK adalah Seleksi Administrasi dokumen pendaftaran.

Dilakukan oleh masing-masing instansi pemerintah, hasil seleksi administrasi akan menjadi penentu setiap calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.

Baca Juga: Sama-sama Rp2 Jutaan! Duel Hp Android Samsung A15 vs Samsung M15 5G, Mana yang lebih Unggul?

Untuk memastikan status hasil seleksi administrasi, pelamar PPPK dapat mengetahuinya dengan cara log in ke halaman resmi instansi yang dituju.

Pelamar lulus seleksi administrasi akan dianggap Memenuhi Syarat atau MS, sementara Tidak Memenuhi Syarat atau TMS diberikan untuk pelamar PPPK yang gagal.

Peserta berstatus MS akan mendapat kesempatan mengikuti Seleksi Kompetensi berbasis CAT, dan Sanggah bagi pelamar PPPK yang dianggap tidak memenuhi syarat.

Berdasarkan jadwal, waktu pelaksanaan masa sanggah bagi pelamar PPPK dapat dilakukan mulai tanggal 2 sampai dengan 4 November 2024.

Pada rentang tanggal 2 sampai 6 November 2024, instansi yang dilamar oleh PPPK selanjutnya akan menjawab sanggah.

Sedangkan pengumuman hasil sanggah pelamar PPPK yang berstatus TMS direncanakan mulai tanggal 5 sampai dengan 11 November 2024.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Taman Terbaik di Jakarta, Enak Buat Kumpul dan Bersantai Loh!

Melalui sanggah, pelamar PPPK yang dianggap TMS akan mendapat kesempatan memberikan alasan terkait penetapan hasil seleksi administrasi.

Hasil sanggah yang dilakukan pelamar PPPK terkait penetapan status TMS, memungkinkan untuk berubah menjadi Memenuhi Syarat atau MS apabila dianggap memenuhi kriteria.

Karena merupakan kesempatan melakukan perbaikan status, penting bagi pelamar PPPK memperhatikan hal-hal berikut saat mengajukan sanggah.

Saat melakukan sanggah, pelamar PPPK yang berstatus TMS perlu memberikan penjelasan dengan baik.

Bukan bertujuan untuk saling melempar kesalahan, sanggah sedianya dimaksudkan untuk membuat Panitia Seleksi Instansi memahami sanggahan dan menerima alasan.

Hal penting kedua yang perlu diperhatikan saat pelamar PPPK mengajukan sanggah adalah sesuai dengan berkas penyebab munculnya status TMS.

Baca Juga: Wah! Menurut Data BPS Penghuni Kamar Hotel Berbintang dan Non Bintang Alami Kenaikan, Pertanda Baik?

Apabila status TMS diakibatkan karena kesalahan dalam mengunggah dokumen lamaran, hal penting yang perlu dijelaskan adalah berkaitan dengan dokumen lamaran.

Poin penting ketiga yang wajib diperhatikan saat melakukan sanggah adalah terlebih dahulu membaca dan memahami ketentuan sanggah dari masing-masing instansi.

Kekeliruan pelamar PPPK dalam memahami ketentuan yang telah ditetapkan oleh masing-masing instansi dapat berakibat sanggah ditolak.

Sanggah yang ditolak oleh Panitia Instansi, akan berakibat pelamar PPPK tidak dapat mengikuti tes seleksi kompetensi PPPK. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# masa sanggah
# PPPK
# seleksi administrasi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.