Peserta Seleksi Kompetensi PPPK Wajib Tahu, Ini Surat Edaran Menpan RB untuk Calon ASN Penuh Waktu dan Paruh Waktu

Proses penataan ASN bagi tenaga honorer atau calon tenaga PPPK telah memasuki tahapan Seleksi Kompetensi.
Proses penataan ASN bagi tenaga honorer atau calon tenaga PPPK telah memasuki tahapan Seleksi Kompetensi.

AYOJAKARTA.COM - Mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang ASN, seluruh penataan calon PPPK wajib diselesaikan sebelum Desember 2024.

Guna memastikan proses penataan ASN tersebut, pemerintah menetapkan pengadaan PPPK melalui serangkaian tahapan seleksi.

Sampai dengan hari ini, proses penataan ASN bagi tenaga honorer atau calon tenaga PPPK telah memasuki tahapan Seleksi Kompetensi.

Seleksi kompetensi PPPK merupakan tes khusus bagi tenaga honorer yang mewajibkan setiap peserta untuk bersaing demi meraih nilai atau peringkat terbaik.

Selama menjalani tes seleksi, seluruh peserta seleksi akan diberikan sejumlah tes yang terdiri dari empat jenis kelompok soal.

Selain Kompetensi Teknis dan Manajerial serta Sosiokultural, seluruh peserta seleksi juga akan mengikuti Seleksi Wawancara.

Baca Juga: Tenaga Honorer Berbahagia! KemenPANRB Pastikan 100% Diangkat Jadi ASN PPPK 2024

Melalui seleksi kompetensi yang dilakukan dengan menggunakan sistem CAT dari BKN, peringkat dari masing-masing peserta akan ditentukan.

Peserta seleksi kompetensi yang memiliki peringkat terbaik serta memenuhi seluruh kriteria, akan ditetapkan sebagai PPPK penuh waktu atau full time.

Sedangkan bagi peserta seleksi kompetensi PPPK yang memiliki peringkat di bawah ketentuan, tetap akan dipertimbangkan sebagai tenaga PPPK paruh waktu atau part time.

Adapun proses penetapan dan pengangkatan bagi para calon PPPK tahap pertama, akan dilangsungkan hingga Februari 2025.

Sementara penetapan dan pengangkatan bagi peserta seleksi kompetensi PPPK tahap kedua, dijadwalkan akan berlangsung hingga Juli 2025.

Baca Juga: Awas Kena Blacklist! Pelamar Tidak Bisa Ikut CPNS dan PPPK Selama 2 Tahun Jika Melakukan Hal Berikut

Adanya rentang waktu selama proses penetapan dan pengangkatan PPPK, membuat tenaga honorer menyoal pemasukan rutin yang selama ini menjadi menjadi sumber pendapatan.

Guna menjawab problematika tersebut, Kementerian PAN RB telah memberikan petunjuk terkait anggaran bagi para peserta seleksi kompetensi.

Mengacu pada surat yang disampaikan Menpan RB kepada pejabat di instansi pusat serta daerah, instansi diwajibkan untuk tetap menyediakan anggaran bagi peserta seleksi.

Berdasarkan pada terbitan Menpan RB surat dengan nomor B/5993/M.SM.01.00/2024 tersebut, anggaran bagi tenaga honorer tetap diberikan hingga proses seleksi selesai.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan formasi pada instansi, Menpan RB juga memberikan arahan kebijakan untuk menetapkan tenaga PPPK paruh waktu.

Terkait dengan substansi dan pertimbangan, setiap peserta seleksi kompetensi PPPK dimungkinkan untuk mengunduh dan mempelajari surat dimaksud.

Adapun surat berisi ketentuan terkait penyediaan anggaran bagi peserta seleksi kompetensi PPPK dapat diunduh melalui laman resmi BKN.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# seleksi kompetensi
# PPPK
# Surat Edaran

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.