AYOJAKARTA.COM - Kabar baik bagi para operator sekolah dengan adanya aplikasi Dapodik 2025.b.
Data Pokok Pendidikan semester genap terbaru telah resmi dirilis dengan nama Dapodik versi 2025.b, kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pendidik dan operator sekolah.
Operator sekolah kini bisa membaca panduan lengkap terkait instalasi, validasi, hingga proses tarik data pada versi terbaru aplikasi Dapodik 2025.b ini.
> Langkah Awal Setelah Instalasi
Setelah berhasil mengunduh dan menginstal Dapodik 2025.b, langkah pertama yang disarankan adalah tarik data.
Hal ini penting untuk memastikan data terbaru tersinkronisasi dengan server pusat.
Sebelum melakukan tarik data, operator sekolah diwajibkan memvalidasi data lokal terlebih dahulu guna mengidentifikasi potensi masalah seperti data invalid atau warning.
> Proses Tarik Data
Proses tarik data memerlukan koneksi yang stabil, terutama banyaknya pengguna di seluruh Indonesia yang mengakses server Dapodik secara bersamaan.
Meskipun terdapat data invalid, tarik data tetap dapat dilakukan, berbeda dengan sinkronisasi yang mensyaratkan data invalid harus nol.
Baca Juga: Rincian Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu 2025 di Seluruh Indonesia, Upah Terbesar Ada di Provinsi Ini!
> Masalah Umum dan Solusinya
Operator sekolah sering menghadapi berbagai masalah, seperti data GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) yang hilang atau jabatan yang belum sesuai.
Adapun solusi yang disarankan adalah melakukan tarik data ulang atau instalasi ulang aplikasi Dapodik jika masalah terus berlanjut.
Kasus data baru hanya muncul setelah logout dsn login kembali ke aplikasi menjadi sorotan.
Oleh karenanya melakukan validasi dan memastikan data guru, jabatan, serta mata pelajaran yang diajarkan sudah sesuai adalah masalah penting.***
Share this article
Operator sekolah kini bisa membaca panduan lengkap terkait instalasi, validasi, hingga proses tarik data pada versi terbaru aplikasi Dapodik