AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melantik sejumlah staf khusus, termasuk Deddy Corbuzier.
Pada 11 Februari 2025 kemarin, Deddy Corbuzier dilantik sebagai Staf Khusus Menhan pada Bidang Komunikasi Sosial dan Publik dan memicu kontra publik.
Pelantikan ini dilakukan di tengah upaya efisiensi anggaran pemerintah, sehingga menimbulkan pertanyaan di Masyarakat.
Baca Juga: Bolehkah Tidak Shalat Jumat karena Alasan Sibuk Bekerja?
Pihak Istana yakni Juru bicara kantor komunikasi kepresidenan, Prita Laura, menjelaskan bahwa meskipun kabinet saat ini dianggap gemuk, pemerintah tetap fokus melakukan efisiensi anggaran.
Prita Laura menyampaikan bahwa meskipun banyak yang memprediksi anggaran akan meningkat dengan kabinet yang gemuk, pemerintah justru sedang melakukan efisiensi.
Prita juga mengungkapkan bahwa Deddy Corbuzier ditunjuk karena ia adalah seorang pakar komunikasi dan aktif di media sosial.
“beliau (Deddy Corbuzier) adalah seorang artis dengan follower yang sangat banyak. Bisa jadi komunikator pemerintah kepada Masyarakat dengan lebih efektif,” ungkap Prita yang dikutip pada Kompas TV pada Kamis 13 Februari 2025.
Lanjutnya, ia menuturkan Deddy dapat membantu menyebarluaskan sosialisasi kebijakan Kementerian Pertahanan kepada masyarakat, tidak hanya melalui media konvensional tetapi juga media sosial.
Deddy memiliki pengaruh yang luas, terutama di media sosial, Engagement yang luas di media sosial diharapkan dapat membantu mensosialisasikan kebijakan terkait dengan Kementerian Pertahanan.
Baca Juga: Nomor 2 UB! 10 PTN Ini Meluluskan Paling Banyak Peserta SNBP, Bisa Jadi Referensi Daftar SNBP 2025
Alasan lain pengangkatan Deddy adalah karena ia merupakan Duta Bela Negara dan Duta Komponen Cadangan, serta telah membantu sosialisasi program Kementerian Pertahanan selama ini.
Prita juga menegaskan bahwa perekrutan ini merupakan salah satu strategi pemerintah Indonesia.
Jubir Komunikasi Kepresidenan tersebut mengatakan bahwa Pengangkatan Deddy Corbuzier ini merupakan bagian dari strategi kolaboratif dalam menjaga kedaulatan negara.
Diketahui, selain Deddy Corbuzier, terdapat empat orang lainnya yang dilantik sebagai Stafsus Menhan, yaitu Mayjen TNI (Purn) Sudrajat, Kris Wijoyo Soepandji, Lenis Kogoya, dan Indra Irawan, serta Sylvia Efi Widyantari Sumarlin sebagai Asisten Khusus Menhan Bidang Cyber Security. ***
Share this article
Prita juga mengungkapkan bahwa Deddy Corbuzier ditunjuk karena ia adalah seorang pakar komunikasi dan aktif di media sosial.