AYOJAKARTA.COM - Kasus penganiayaan anak pejabat pajak Mario Dandy kepada David Ozora terus membuka fakta-fakta baru.
Mario Dandy yang kini telah sah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan kepada David Ozora masih terus diselidiki.
Sebuah fakta baru terbongkar yakni soal percakapan Mario Dandy dan David Ozora sebelum terjadi insiden penganiayaan.
Ternyata percakapan antara Mario Dandy dan David Ozora bukan sebuah ancaman melainkan rayuan.
Diceritakan Sony Hutahaean selaku Penasehat Hukum AG dalam siaran Metro TV, bahwa Mario, Shane dan AG tiba di lokasi rumah teman David sekitar pukul 18.54 WIB.
Dari rentang waktu tersebut ada jangka waktu sekitar 20 menit dimana terdapat percakapan antara AG, Mario Dandy kepada David Ozora melalui ponsel milik AG sendiri.
Baca Juga: Astaga! Buntut Tangani Kasus Penganiayaan David, Kuasa Hukum Mario Dandy Dapat Teror
Di waktu 20 menit tersebut merupakan waktu yang cukup lama sampai David akhirnya mau untuk turun menemui ketiganya.
Menurut Sony, yang meminta AG untuk chat kepada David Ozora adalah Mario Dandy.
Sony juga kembali menegaskan bahwa tidak ada narasi penjebakkan atau ditakuti seperti yang selama ini beredar.
“Dan yang tidak bisa dibantah ya selama ini kan narasinya itu dijebak, ditakutin. Saya salut sama adik saya David ini. Dia tidak takut diancam. Kemarin kan keluar wa diancam, adik saya David ini tidak keluar karena diancam, dia itu tidak takut kalau kita analisa dari chat yang ada,” ujar Sony, dikutip Jumat, 10 Maret 2023.
Lebih lanjut Sony menuturkan bahwa ada pesan suara atau voice note yang dikirimkan Dandy kepada David melalui ponsel AG.
Pesan suara tersebut bukanlah sebuah ancaman meminta David untuk turun menemuinya namun justru rayuan dan bujukan dari Dandy.
“Adik saya David ini karena adanya voice note melalui hp AG tapi suara voice note itu adalah suara Dandy sendiri. Yang membujuk, bukan mengancam. Jadi Dandy ini selain dia jahat, dia itu manipulatif,” tegas Sony.
Sony juga menjelaskan ada tiga pesan suara yang membuat akhirnya David bersedia untuk turun menemui Mario Dandy.
“Apa omongan dia yang membuat adik saya David ini turun, ada tiga omongan yang diingat. Ini juga data-datanya sudah disampaikan semua ke penyidik,” kata Sony.
“Tiga voice note itu yang pertama dia bilang ‘Ini Dandy tolong hargai waktu kita dong’. Yang kedua ‘Ini Indonesia negara hukum, gua nggak bakal ngapa-ngapain lu kok’. Yang ketiga yang membuat adik saya turun adalah ‘10 menit doang kok, gua nggak bakal ngapa-ngapain lu’,” terangnya.
Baca Juga: Rekonstruksi Penganiayaan David Ozora Digelar Hari Ini, 23 Adegan Akan Diperagakan Mario Dandy
Dari rayuan itulah akhirnya David menyetujui pertemuan kepada Dandy.
“Chat terakhir dari adik saya ‘Ok 10 menit aja yah’,” ujar Sony lagi.
Dari hasil bukti percakapan itulah, Dandy dinilai sangat pintar manipulatif dan membolak balikkan keadaan. Bahkan Dandy menurut Sony seolah melemparkan tanggung jawab kasus ini kepada AG.***

Share this article
Fakta baru terbongkar yakni soal percakapan Mario Dandy dan David Ozora sebelum terjadi insiden penganiayaan.