Sempat Panas dengan Mahfud MD, Kini Arteria Dahlan Disentil Pakar TPPU Yenti Garnasih: Kalau Haram Baru Ngeri

Arteria Dahlan dan Pakar TPPU Yenti Garnasih
Arteria Dahlan dan Pakar TPPU Yenti Garnasih

AYOJAKARTA.COM - Ramainya isu transaksi janggal Rp 349 triliun membuat Komisi III DPR RI mengundang Pakar TPPU Yenti Garnasih pada Kamis (6/4/2023).

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan bertanya terkait tahapan penyelidikan kasus TPPU.

Dirinya bertanya terkait tindakan pencucian uang mana saja yang tidak bisa dipidana sesuai yang tertera dalam pasal 1 ayat 1.

Pada kesempatan itu, Yenti Garnasih menjawab bahwa jika tidak ditemukan kejanggalan transaksi dalam keuangan maka tidak menjadi masalah.

Baca Juga: Memanas! Ini Penjelasan Iskandar Sitorus Soal Nama Raffi Ahmad Bisa Terseret Kasus TPPU Rafael Alun Trisambodo

Maka dari pihak penegak hukum maupun bank tidak akan bisa dituntut secara pidana maupun perdata.

“Kalau nasabahnya sampai tahu bahwa itu sudah dilaporkan ke PPATK dan ternyata uangnya itu sah-sah saja,” ujar Yenti Garnasih dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Jumat (7/4/2023).

“Maka sudah ditentukan bahwa baik penegak hukum maupun bank tidak bisa dituntut pidana ataupun digugat perdata,” sambungnya.

Menurutnya jika rekening nasabah sampai dilaporkan dan diperiksa oleh bank akibat adanya transaksi yang besar merupakan suatu risiko yang harus ditanggung.

Baca Juga: Waduh! Mahfud MD Sebut 3 Instansi Ini Rawan Korupsi, Apa Saja?

Apalagi jika tiba-tiba masuk dana yang besar di rekening nasabah maka patut dicurigai karena bisa saja merupakan hasil dari kejahatan.

Meskipun setelah diperiksa ternyata dana besar tersebut merupakan hasil yang sah seperti penjualan warisan maka tidak menjadi masalah ketika diperiksa.

“Kok tiba-tiba rekeningnya tinggi, ya nggak papalah pak. Tiba-tiba rekeningnya tinggi kalau ternyata itu hasil warisan yang sah ya nggak papa diperiksa,” ujarnya.

“Karena takutnya ada yang tiba-tiba tinggi dan betul-betul itu hasil kejahatan,” imbuhnya.

Baca Juga: Beda Jauh dari Mario Dandy, Ini Profil Vina Amalia Anak Mahfud MD yang Dikira Tidak Mampu sampai Diberi Susu

Yenti Garnasih juga menegaskan bahwa hukum lebih banyak melindungi kepentingan yang terbesar daripada kepentingan yang kecil.

Meskipun akan ada efeknya seperti ketika sudah dilaporkan dan hasilnya tidak ada apa-apanya namun hal tersebut tetap harus dilaksanakan dan tidak boleh marah atas hal tersebut karena untuk kebaikan.

“Ya nggak usah marah. Kalau marah pun nggak bisa, disebutkan tidak bisa digugat perdata maupun dituntut pidana karena kita demi kebaikan,” ujar Pakar TPPU.

“Gitu Pak Arteria, jadi nggak papa kan. Kalau memang uang bapak banyak ya ternyata halal yaudah nggak masalah kan, kalau haram baru ngeri,” jelasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Arteria Dahlan
# Yenti Garnasih
# Komisi III DPR RI
# PDIP
# PDIP
# Mahfud MD
# TPPU

News Update

Jakarta Pusat

Dari Sampah Jadi Cuan, Pupuk Kompos Buatan Cempaka Putih Timur Dijual Rp10 Ribu per Kg

Program ini telah berjalan sekitar tiga bulan dan menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Jakarta Timur

Pramono Anung Buka Suara Usai Tragedi Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung: 1 WNA dan 2 WNI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara terkait tragedi maut yang menimpa tiga orang pekerja yang tengah bertugas di dalam gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Metropolitan

Catat! Akses Penumpang KRL Stasiun Karet Dipindahkan ke BNI City per 28 September 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan perubahan ini berlaku seiring integrasi dari kedua stasiun.

Metropolitan

Penataan Kabel SJUT Tidak Bisa Dilakukan Cepat dam Serentak, Pramono Anung: Karena Begitu Banyak dan Kompleks!

Pemprov DKI sudah memulai proses penataan kabel udara yang selama ini dinilai mengganggu estetika kota dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Metropolitan

Tekan Angka Tawuran, Pramono Anung akan Perbanyak Lapangan Bola hingga Ring Tinju di Jakarta!

Pramono mengungkapkan bahwa penyediaan sarana seperti lapangan sepak bola, arena skateboard, hingga ring tinju akan menjadi prioritas untuk memberikan kegiatan yang bermanfaat.

Bisnis

Pakai Panel Surya dan Biogas, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Fasilitas Hijau di Karawang

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Regional JBB puji Program Ngabedahkeun Walahar di Karawang. Sukses olah eceng gondok via teknologi Hydropure!

Jakarta Timur

Proyek Normalisasi Kali Ciliwung Dikebut, Pemprov DKI Jakarta Alokasikan Anggaran Rp 300 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Pramono Anung menegaskan bahwa percepatan normalisasi Kali Ciliwung menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Bisnis

BRI Permudah Akses Investasi Ritel Lewat Peluncuran ORI030 Berkupon Hingga 7,00 Persen

BRI hadirkan ORI030 dengan kupon tetap hingga 7,00 persen per tahun di BRImo. Yuk aman investasi dijamin negara, beli sekarang sebelum habis!

Jakarta Pusat

Kabel Fiber Optik Menjuntai di Jalan Cideng Ditertibkan,Ditargetkan Selesa dalam 2 Pekan

Penataan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman.

Bisnis

Mengendus Penyelewengan Sejak 2024, BNI Seret Kasus KUR Jember ke Polisi

BNI tegaskan kasus KUR Jember berawal dari laporan proaktif perseroan sejak 2024. Manajemen terapkan zero tolerance terhadap fraud!

Metropolitan

Pertama di Indonesia! Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling, Pramono Anung: Wujudkan Jakarta Ramah Hewan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan layanan mobil klinik hewan keliling di RPTRA Mustika 2, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 10 Juli 2026.

Jakarta Timur

Wujudkan Jakarta Kota Global, Perumda Pasar Jaya Luncurkan Gerakan GEBER di Pasar Induk Kramat Jati!

Perumda Pasar Jaya resmi meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat, 10 Juli 2026.

Metropolitan

Normalisasi Kali Ciliwung Dikebut! Pramono Anung Jamin Pembebasan Transparan, Target Rampung 2027

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proses pembebasan lahan dalam proyek ini berjalan transparan tanpa melibatkan pihak ketiga atau perantara.

Metropolitan

Waspada! BPBD DKI Jakarta Beri Peringatan Banjir Rob di Pesisir Utara hingga 16 Juli 2026, Cek Daftar Wilayahnya

BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi terjadi pada periode 9 hingga 16 Juli 2026.

Metropolitan

Jika Jadi Nobar Piala Dunia 2026 di JIS, Pramono Anung akan Sesuaikan Jam Operasional KRL dan Transjakarta!

Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian jam operasional moda transportasi publik, seperti KRL dan Transjakarta, untuk mendukung rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di JIS.

Bogor

Tak Disangka! Ahli Kunci Asal Ciawi Ini Dilibatkan Mabes Polri untuk Bobol Brankas Rp476 Miliar di Sentul

Polri libatkan ahli kunci asal Ciawi untuk membongkar brankas rahasia di Sentul City pada Juli 2026. Brankas berisi emas dan uang Rp476 miliar ini diduga terkait kasus korupsi korporasi besar.

Metropolitan

Hanya Dibuka 2.843 Lowongan, 132.627 Orang Lamar Program Padat Karya Pemprov DKI Jakarta!

Program Padat Karya dari Pemprov DKI Jakarta mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat, tercatat 132.627 orang telah mendaftarkan diri untuk rekrutmen tersebut.

Nasional

Apa Isi Perpres Nomor 66 Tahun 2025 yang Jadi Dasar TNI Jaga Rumah Febri Adriansyah?

TNI jaga rumah Jampidsus Febrie Adriansyah berdasarkan Perpres 66/2025 tentang perlindungan jaksa. YLBHI kritik keras aksi ini karena dinilai berlebihan dan berpotensi mengintervensi hukum sipil.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM SPBU Jabodetabek Melimpah, Warga Tak Perlu Panik Pertamina Patra Niaga

Pertamina Patra Niaga jamin pasokan BBM di SPBU Jabodetabek aman dan lancar. Segera hubungi Contact Center 135 jika butuh info lengkap!

Nasional

Pengerahan TNI di Rumah Febrie Adriansyah Dikritik, Disebut Bisa Bikin Pejabat Kebal Hukum

Anggota TNI bersenjata laras panjang jaga ketat rumah Jampidsus Febrie Adriansyah atas izin Perpres pada 8 Juli 2026. YLBHI kritik keras aksi ini karena dinilai berlebihan dan ancam penegakan hukum.