AYOJAKARTA.COM - Komisi III DPR kembali mengundang Menko Polhukam, Mahfud MD untuk membahas temuan transaksi mencurigakan sebesar Rp349 triliun di Kementerian Keuangan.
Dikutip melalui kanal Youtube Kompas TV oleh AyoJakarta.com pada 27 maret 2023, ini merupakan undangan yang ketiga kalinya setelah sebelumnya ditunda dua kali. Nyanyian berupa cuitan di Twitter Mahfud MD tersebut kemudian viral dan dibalas oleh Arsul Sani.
Mahfud MD mengeluarkan tantangan kepada anggota Komisi III DPR Benny K Harman, Arteria Dahlan, dan Arsul Sani untuk hadir di rapat nanti dan tidak mencari alasan untuk absen.
Baca Juga: Bolehkah Sikat Gigi Saat Puasa? Ini Penjelasan dari Buya Yahya
Lewat media sosialnya, Mahfud berharap rapat tersebut tidak akan ditunda kembali.
"Bismillah. Mudah-mudahan Komisi III tidak maju mundur lagi mengundang saya, Menko Polhukam/Ketua KNK-pp-TPPU. Saya sudah siap hadir. Saya tantang Sdr. Benny K. Harman juga hadir dan tidak beralasan ada tugas lain. Begitu juga Sdr. Arteria dan Sdr. Arsul Sani. Jangan cari alasan absen," cuit Mahfud MD melalui Twitter.
Menko Polhukam Mahfud MD akan memberikan penjelasan tentang temuan transaksi mencurigakan tersebut pada Rabu, 29 Maret mendatang.
Temuan tersebut telah menimbulkan kehebohan di kalangan publik dan menjadi perhatian serius pemerintah.
Mahfud MD meminta DPR untuk memberikan kesempatan padanya untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai transaksi mencurigakan tersebut.
Dia juga meminta DPR untuk memberikan ruang yang cukup agar dia bisa menjelaskan secara detail kepada anggota DPR tentang temuan tersebut.
Namun, tantangan Mahfud MD dijawab dengan kritik oleh anggota DPR.
"Setiap orang, itu termasuk juga menteri, termasuk juga menko (Mahfud MD), ya, yang memperoleh dokumen atau keterangan, dalam rangka pelaksanaan tugasnya, menurut UU ini wajib merahasiakan dokumen atau keterangan tersebut," terang Arteria Dahlan.
Cuitan Mahfud MD di Twitter pun juga dibalas oleh salah satu yang namanya disebut, Benny K Harman.
"Great. Dengan sukacita dan penuh gembira kami menyambut kedatangannya. Untuk kepentingan rakyat,kami siap adu logika,adu argumentasi dan adu kesetaraan dgn pak Mahfud. Agar DPR tidak hanya dijadikan rubber stamp,tukang stempel doang. Your most welcome pak Mahfud," kata Benny K Harman melalui Twitter miliknya.
Mahfud MD tetap bersikeras untuk memberikan penjelasan lengkap tentang transaksi mencurigakan tersebut.
Dia berharap anggota DPR dapat mendengarkan penjelasannya dengan seksama dan bersedia bekerja sama untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Transaksi mencurigakan sebesar Rp349 triliun di Kementerian Keuangan merupakan masalah yang sangat serius dan harus segera diselesaikan.
Mahfud MD berharap rapat nanti dapat memberikan solusi yang tepat untuk masalah tersebut dan tidak ditunda lagi.***

Share this article
Mahfud MD mengeluarkan tantangan kepada anggota Komisi III DPR Benny K Harman, Arteria Dahlan, dan Arsul Sani.