AYOJAKARTA.COM – Yamitema Laoly anak dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly tengah menjadi sorotan publik.
Hal ini karena dirinya diduga monopoli bisnis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau penjara.
Dugaan ini muncul setelah aktor Tio Pakusadewo mengungkapkan borok dari penjara salah satunya terkait adanya monopoli bisnis dalam penjara melalui potongan video podcast.
Pernyataan dari aktor senior ini ditimpali oleh akun Twitter @PartaiSocmed yang mengatakan bahwa perusahaan yang dimaksud oleh Tio Pakusadewo adalah Jeera Foundation.
“Yg dimaksud Tio Pakusadewo pada bagian akhir video ini adalah Jeera Foundation dgn perusahaan PT Natur Palas Indonesia yg memonopoli bisnis koperasi dan kantin di beberapa Lapas besar dimana anak Yasonna Laoly jadi Chairman dan Co Founder,” cuit @PartaiSocmed.
Lantas sebenarnya apa itu Jeera Foundation yang dituding milik Yamitema Laoly anak Menkumham Yasonna Laoly?
Dikutip AyoJakarta.com melalui akun Instagram @jeerafoundation pada Kamis (4/5/2023) Jeera Foundation merupakan suatu organisasi nirlaba yang berkolaborasi dengan lapas dan pihak terkait.
Baca Juga: Buntut Kesalahan Fatal AKBP Achiruddin Hasibuan, Kena PTDH dan Pasal Berlapis!
Yakni untuk menyediakan program bagi warga binaan penjara. Tujuan dari Jeera Foundation yakni agar warga binaan ataupun narapidana bisa berkarya secara kreatif dan produktif.
“Organisasi Nirlaba. JEERA adalah sebuah program bagi WBP untuk berkolaborasi dengan semua pihak untuk berkarya kreatif dan produktif,” tulis keterangan Instagram resmi Jeera Foundation.
Dalam akun YouTube Jeera Foundation, dijelaskan bahwa tujuan dari perusahaan tersebut adalah untuk membantu para warga binaan untuk bisa kembali ke dalam tatanan masyarakat.
Yakni melalui program rehabilitasi yang dirancang sedemikian rupa agar nantinya memberikan dampak dan mengurangi tingkat residivisme serta berkelanjutan.
Baca Juga: Buat Warganet Gaduh, Ini Proses Pengambilan Gambar Opening Scene RCTI Versi Sawah
Disebutkan pula bahwa Jeera Foundation didirikan oleh warga binaan yang visioner dan tiga orang pengamat yang berkolaborasi karena memiliki semangat tinggi.
Jeera Foundation itu sendiri didirikan pada 23 Juni 2016 yang fokus tujuannya merehabilitasi narapidana yang sedang menjalani masa tahanan di dalam penjara.
Dalam postingan yang diunggah di media sosial milik perusahaan yang diduga Yamitema Laoly sebagai Chairman dan Co Founder tersebut banyak kegiatan yang dilakukan.
Yakni berupa kegiatan kesenian maupun pemberdayaan keterampilan dari para narapidana yang menjalani hukumannya di Lapas.
Baca Juga: Link Nonton The Good Bad Mother Episode 3 Sub Indonesia, Bukan LK21 atau IndoXXI
Banyak hal yang diproduksi melalui perusahaan Jeera Foundation tersebut seperti keterampilan barista (kopi), pelatihan fotografi, musik, kerajinan kulit, aksesoris tas, desain baju, gelang, lukisan, dan lain sebagainya.
Nantinya produk-produk hasil kreatifitas dari narapidana dipasarkan ke masyarakat luas.
Yasonna Laoly telah banyak mendengar terkait pemberitaan miring anaknya, ia pun kini buka suara.
Menurutnya tudingan yang diberikan kepada anaknya merupakan kebohongan yang besar dan dirinya membantah bahwa anaknya terlibat dalam monopoli bisnis lapas.
Baca Juga: Viral Ganjar Pranowo Datangi Gus Mus Hingga Gus Baha, Bahas Politik? Cek Klarifikasi di Sini!
“Ah bohong besar itu, nggak ada,” ujar Yasonna Laoly dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube METRO TV.
“Yayasan aja, dia (Yamitema Laoly) nggak ikut di dalam, biasalah politik,” sambungnya.***

Share this article
Dugaan muncul setelah aktor Tio Pakusadewo mengungkapkan borok dari penjara salah satunya terkait adanya monopoli bisnis dalam penjara.