AYOJAKARTA.COM - Jelang Pemilu 2024, Anies Baswedan bakal calon presiden (Capres) makin berani lontarkan kritikan kinerja Pemerintahan Jokowi dan Maruf Amin.
Capres yang diusung oleh koalisi perubahan tersebut buka suara untuk pemerintahan yang saat ini dipimpin oleh Joko Widodo.
Dalam kritikannya, Anies Baswedan menyoroti sikap pemerintahan yang seharusnya netral selama penyelenggaraan Pemilu 2024 nanti.
Anies mengatakan Presiden Jokowi tidak perlu terlalu melakukan intervensi dalam pandangannya pada politik.
Selanjutnya, Anies juga mengatakan bahwa seharusnya pemerintahan memberikan kebebasan rakyat untuk berdemokrasi.
Membiarkan rakyat untuk tidak terpengaruh oleh pemerintah dan campur tangan negara adalah salah satu bentuk kebebasan berdemokrasi.
Maka dari itu, pemerintah harus paham pentingnya netralitas dalam kehidupan politik. Dan memberikan kepercayaan sepenuhnya pada rakyat.
Baca Juga: Kapan Kartu Prakerja Gelombang 52 Dibuka? Simak Syarat dan Cara Pendaftarannya di Sini
Selain itu, Anies juga menyoroti Presiden Jokowi untuk tidak terlalu agresif dalam pandangannya pada Pemilu 2024.
Mantan Gubernur DKI ini juga mengingatkan Jokowi agar tak takut kehilangan kekuasaan apabila kalah dalam pemilu nanti.
Karena menang dan kalah adalah sesuatu yang biasa dalam kehidupan berdemokrasi.
Baca Juga: Masjid Blitar Viral, Ramai Jadi Tempat Wisata Karena Mirip Nabawi di Madinah
Anies Baswedan juga mengatakan bahwa kekuasaan itu tidak hilang maupun berpindah, namun kekuasaan sebenarnya ada ditangan rakyat.
“Pemilik kekuasaan sejati adalah rakyat. Pemerintah hanya menunaikan janji politik," jelas Anies dikutip AyoJakarta.com dari laman Suara.com.***

Share this article
Anies berkata Presiden Jokowi tidak perlu terlalu melakukan intervensi dalam pandangannya pada politik.