AYOJAKARTA.COM -- Anggota DPR RI Ahmad Sahroni menanggapi pernyataan Laode Umar Bonte, Ketua Umum DPP KNPI yang menolak mentah-mentah Anies Baswedan menjadi Capres pada PIlpres 2024 mendatang.
Ahmad Sahroni mengomentari pernyataan Laode Umar Bonte pada akun sosial media peibadinya instagram @ahmadsahroni88.
Dalam postingannya, Ahmad Sahroni mengunggah video Laode Umar Bonte selaku Ketua Umum DPP KNPI yang berkoar secara terang-terangan menolak Anies Baswedan.
Baca Juga: Ditanya Soal Sandiaga Uno jadi Cawapres Anies Baswedan, Surya Paloh: Saya Pikir Kasih Kesempatan…
Dalam video tersebut Laode memberikan pernyataan dengan tegas bahwa menolak Anies Baswedan untuk mencalonkan diri sebagai Presiden karena dianggap bukan putran asli bangsa Indonesia.
“Saya Ketua Umum DPP KNPI secara tegas dan lugas saya tidak ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia yang harus memimpin putra-putra terbaik bangsa ini,” ujar Laode seperti dikutip Ayojakarta.com pada akun Instagram @ahmadsahroni88, Jumat (12/5/2023).
Menurut Laode bangsa Indonesia sudah memberikan ruang begitu besar kepada Anies Baswedan.
Yaitu dengan diberi kesempatan menjadi menteri dan menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Lebih lanjut Laode menyebut apabila meminta menjadi Presiden, Anies Baswedan dianggap sangat berlebihan.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun Pernikahan ke 27, Inilah Sejarah Pertemuan Anies Baswedan dengan Fery Farhati
“Tapi kalau sampai meminta ingin menjadi Presiden ini terlalu berlebihan, biarkanlah putra-putra bangsa Indonesia sendiri yang menjadi Presiden Republik Indonesia,” lanjutnya dalam video.
Laode kemudian membandingkan dengan Belanda yang telah menjajah Indonesia dan memiliki keturunan di Indonesia tetap dianggap bukan warga asli Indonesia.
“Saya setuju Anda lahir dan besar di sini, tetapi Belanda menjajah Republik Indonesia selama 350 tahun. Mereka memiliki anak dan cucu dan lahir di sini, mereka tetap saja penjajah, tetap saja bukan bangsa Indonesia,” kata Laode.
“Karena itu saya meminta kepada seluruh pemuda Indonesia, seluruh bangsa Indonesia, seluruh rakyat indonesia berilah kesempatan terbaik untuk memimpin bangsa ini dari putra bangsamu sendiri,” lanjutnya.
Ahmad Sahroni yang mengunggah video tersebut pun memberikan tanggapannya melalui caption pada postingannya.
“Pak mending urus dl KNPI biar jadi 1 organisasi yg Bulat.. Malah sibuk Urusin orang laen...” ujar Ahmad.
Menurutnya siapapun berhak mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia tanpa pandang bulu.
“Siapapun yg mau maju jd presiden sekalipun anda mau silahkan saja,, Ini Negara Demokrasi negara yg sangat terbuka juga sangat dinamis... Salam Perbaikan buat anda pak..” tulis Ahmad Sahroni.***(Rosandra Gisca Andyna)

Share this article
Ahmad Sahroni menanggapi pernyataan Laode Umar Bonte, Ketua Umum DPP KNPI yang menolak mentah-mentah Anies Baswedan menjadi Capres