AYOJAKARTA.COM -- Jelang pesta politik setiap 5 tahun sekali yang buat heboh semua lapisan masyarakat yaitu Pilpres 2024, berbagai lembaga survei dikenal aktif merilis hasil surveinya dalam beberapa waktu sekali, salah satunya Litbang Kompas.
Survei terbaru elektabilitas bakal Calon Presiden (Capres) 2024 yang dirilis oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan atau Litbang Kompas, telah memperlihatkan pergeseran menarik dalam popularitas calon potensial.
Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui kanal Youtube Kompas TV pada 26 Mei 2023, survei ini menunjukkan bahwa Prabowo Subianto berhasil menyalip elektabilitas Ganjar Pranowo, sementara elektabilitas Anies Baswedan cenderung stagnan.
Baca Juga: Singgung Soal Politik Pemerintahan Jokowi, Anies Baswedan: Negara Jangan Baperan!
Dalam merespons hasil survei ini, bakal Capres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, menyatakan bahwa hasil survei tersebut akan menjadi bahan masukan penting dalam menyusun strategi kampanye.
“Hasil survei bisa dijadikan feedback untuk mencari langkah yang lebih baik,” jelas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Anies juga menekankan bahwa meskipun pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) masih jauh, banyak kemungkinan dan perubahan yang dapat terjadi.
“Masih banyak hal yang bisa terjadi di antara Bulan Mei hingga Februari,” terang Anies.
Hasil survei bulan Mei ini menunjukkan bahwa elektabilitas Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan mengalami peningkatan tipis sebesar 0,5% menjadi 13,6%.
Meski ada peningkatan tersebut, Litbang Kompas tetap menyebutkan bahwa saat ini terdapat tiga nama bakal Capres yang masih bersaing ketat dalam survei elektabilitas.
Selain faktor calon Presiden itu sendiri, survei ini juga menekankan bahwa calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan menjadi pasangan Capres akan memiliki peranan yang sangat menentukan dalam Pemilu mendatang.
Kehadiran seorang Cawapres yang kuat dan dapat memperkuat platform dan citra Capres dapat menjadi faktor penting dalam mempengaruhi pilihan pemilih.
Sementara itu diketahui sosok Anies Baswedan telah mengantongi nama sosok bakal Cawapres yang akan mendampingi dirinya. Namun, terkait kapan nama itu akan diungkap ke publik masih menjadi tanda tanya besar.
Hal ini diketahui karena dari tiga bakal Capres yang telah dideklarasikan, sosok Anies Baswedan adalah yang pertama kali melaju menjadi Capres 2024. Maka sangat wajar publik menanti-nanti sosok pendamping dari Anies Baswedan.
Selain itu, di kesempatan lain dikutip melalui kanal Youtube pribadinya, sosok Anies Baswedan menanggapi santai terkait berbagai hasil survei yang menempatkannya di posisi ketiga.
Menurut sosok mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, poin penting yang ia sorot adalah survei yang terpenting, dan ditunggu-tunggu oleh semua pihak.
“Survei yang terpenting adalah 14 Februari 2024, itu adalah survei yang terpenting,” jelas Anies.
Survei pada tanggal tersebut dalam bahasa politik adalah Pemilihan Umum, yang mana merupakan suara rakyat langsung.***(Zharifah Ardiana)

Share this article
Anies juga menekankan bahwa meskipun pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) masih jauh, banyak kemungkinan dan perubahan yang dapat terjadi.