AYOJAKARTA.COM--Nama Irjen Teddy Minahasa saat ini tengah menjadi perbincangan.
Pasalnya perwira tinggi kepolisian tersebut tengah tersandung kasus hukum.
Tidak main-main, Irjen Teddy Minahasa tersandung kasus penyalahgunaan narkotika.
Ia diduga menjadi pengedar narkoba ilegal berjenis sabu kepada seorang bandar narkoba wanita di daerah Jakarta.
Atas kasusnya tersebut, Irjen Pol Teddy Minahasa yang telah ditunjuk sebagai Kapolda baru Jawa Timur menggantikan Nico Afinta langsung dibatalkan.
Baca Juga: Viral Klarifikasi dan Pembelaan Teddy Minahasa Tidak Terlibat Kasus Narkoba Ilegal : Saya Bersumpah!
Hal itu ditegaskan oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi persnya pada Jumat (14/10/22).
Berdasarkan informasi yang beredar, jabatan Kalpolda Jawa Timur tersebut digantikan oleh Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.Hum.
Tentunya publik dibuat penasaran dengan sosok pengganti Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jawa Timur baru tersebut.
Irjen Pol Toni Harmanto merupakan perwira tinggi kelahiran 5 Oktober 1965.
Diinformasikan sejak 25 Agustus 2021 ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sumatera Selatan.
Irjen Toni Harmanto mengawali karirnya dalam kepolisian sejak lulus dari Akpol tahun 1988.
Kasus besar yang pernah diungkapnya yakni pada 2021 ia berhasil menangkap preman legendaris John Kei Hercules.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Siapa Sebenarnya pada (15/10/22), diinformasikan mengenai jumlah kekayaan yang dimiliki oleh Irjen Toni Harmanto.
Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Keistimewaan Bulan Oktober yang Tak Kalah dengan Bulan Ramadan, Anda Wajib Tahu!
Dilansir dari LHKPN tahun 2021 Irjen Toni Harmanto memiliki total kekayaan senilai Rp 1,5 miliar.
Harta kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan yang terdapat di tiga lokasi, satu di Jakarta Timur dan dua di daerah Bogor.
Baca Juga: Baru Dilantik, Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa Justru Dikabarkan Ditangkap karena Kasus Narkoba
Seluruh harta tanah dan bangunan tersebut merupakan warisan yang totalnya senilai Rp 955 juta.
Kekayaan lainnya berupa harta bergerak dan juga mesin.
Harta bergerak tersebut diantaranya satu unit mobil Toyota Corolla Altis atau sedan tahun 2004 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 95 juta.
Berikutnya ada juga satu unit mobil merk Nissan tahun 2012 senilai Rp 330 juta.
Kemudian satu unit sepeda motor Honda Supra tahun 2014 dari hasil sendiri senilai Rp 3,5 juta.
Harga kekayaan lain berupa kas dan setara kas senilai total Rp 216 juta.

Share this article
Irjen Toni Harmanto dikabarkan menggantikan Irjen Teddy Minahasa yang dibatalkan menjadi Kapolda Jawa Timur, berikut kekayaannya