AYOJAKARTA.COM--Ferdy Sambo kembali menjalani persidangan atas kasus pembunuhan Brigadir J pada Selasa (1/11/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dalam sidang kali ini tak hanya ada Ferdy Sambo, akan tetapi juga ada Putri Candrawathi.
Baca Juga: Fakta Baru Pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi Kaget Saat Disebut Tembak Ajudan Ferdy Sambo
Pada sidang kali ini, jaksa penuntut umum menghadirkan keluarga dari Brigadir J.
Sebanyak 12 orang dari keluarga Brigadir J menjadi saksi dalam persidangan tersebut.
Sidang tersebut merupakan pertemuan pertama orang tua mendiang Brigadir J dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Juragan 77, diketahui 12 orang yang menjadi saksi dalam persidangan tersebut meliputi ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, ibu Brigadir J, Rosti Simanjuntak, dan kedua adik Brigadir J, Mahareza Rizky Hutabarat dan Devianita Hutabarat.
Selain itu kekasih Brigadir J yakni Vera Simanjuntak juga turut hadir. Diikuti dengan kakak Brigadir J yaitu Yuni Artika Hutabarat.
Baca Juga: Koleksi Rumah dan Mobil Milik Ferdy Sambo, Kekayaannya Belum Lapor ke Negara?
Anggota keluarga Brigadir J yang lain juga turut hadir diantaranya adalah tante-tante Brigadir J serta sang pengacara yakni Kamaruddin Simanjuntak.
Persidangan kemarin adalah momen pertama kali Ferdy Sambo menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J, terutama di depan kedua orang tuanya.
Baca Juga: Sidang Lanjutan Penuh Drama, Pakar Mikro Ekspresi Membaca Strategi Ferdy Sambo
Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Ferdy Sambo saat persidangan, di depan kedua orang tua Brigadir J.
Dalam permohonan maafnya, Ferdy Sambo mengungkapkan penyesalannya karena telah membunuh Brigadir J.
“Bapak dan ibu, saya sangat memahami perasaan ibu, dan saya mohon maaf atas apa yang terjadi,” ungkap Ferdy Sambo seperti dikutip dari Juragan 77.
Akan tetapi setelah meminta maaf, suara Ferdy Sambo meninggi.
Bahkan ekspresi wajah Ferdy Sambo tampak seperti sangat marah hingga melotot ke orang tua Brigadir J, sangat ngeri.
Ferdy Sambo menyebut bahwa apa yang terjadi dengan Brigadir J adalah akibat yang ia lakukan terhadap Putri Candrawathi.
Dalam hal ini, yang dimaksud oleh Ferdy Sambo adalah tindak pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J pada Putri Candrawathi.
“Saya sangat menyesal, saat itu saya tidak mampu mengontrol emosi, di awal lewat persidangan ini saya ingin menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi adalah akibat dari kemarahan saya atas perbuatan anak bapak ke istri saya,” ucap tegas Ferdy Sambo.
Meskipun pihak kepolisian pernah mengatakan bahwa tidak ada peristiwa pelecehan dalam kasus ini, Ferdy Sambo tetap bersikukuh bahwa Brigadir J melakukan perbuatan tersebut.
Bahkan, Ferdy Sambo dengan berani menantang untuk membuktikan hal tersebut di persidangan.
“Itu yang saya ingin sampaikan, dan kita akan buktikan di persidangan,” katanya.
Walaupun demikian, Ferdy Sambo tetap menyadari bahwa tindakan yang sudah ia lakukan tidak dapat dibenarkan.
Bahkan Ferdy Sambo mengaku sudah memohon ampunan kepada Tuhannya atas perbuatannya tersebut.
“Saya yakin saya berbuat salah, dan saya bertanggungjawab atas apa yang saya lakukan, saya juga sudah meminta ampunan kepada Tuhan,” jelasnya.***

Share this article
Dalam sidang lanjutan, Ferdy Sambo sempat meminta maaf kepada keluarga Brigadir J, namun ekspresinya menjadi sorotan warganet