AYOJAKARTA.COM - Proses persidangan para terdakwa pembunuhan terhadap Brigadir J masih terus memunculkan polemik baru.
Fakta-fakta yang mencengangkan terus dihadirkan dalam setiap proses persidangan.
Banyak fakta baru mengejutkan yang disampaikan oleh para saksi saat hadir dalam persidangan.
Baca Juga: Terpopuler! Irma Hutabarat Bongkar Skenario Ferdy Sambo, Tak Disangka Ada Pesan Briefing...
Terbaru, salah satu fakta mencengangkan yang muncul dari persidangan adalah saat para saksi menceritakan sosok Brigadir J dari sisi yang negatif.
Banyak yang menilai bahwa kesaksian mengenai pribadi Brigadir J yang diasumsikan negatif tersebut sangat tidak relevan dengan kasus pembunuhan tersebut.
Bahkan Ketua Komunitas Civil Society Indonesia, Irma Hutabarat akhirnya turut buka suara perihal fitnah yang dilakukan para saksi terhadap Brigadir J tersebut.
Baca Juga: Fakta Baru! Irma Hutabarat Bongkar Skenario Ferdy Sambo: Ada Pesan Briefing Begini
Seperti yang diketahui, Irma Hutabarat merupakan sosok aktivis yang dari awal sangat mendukung penuh untuk mengusut tuntas kasus kematian Brigadir J
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Uya Kuya Tv pada (15/11/22), Irma Hutabarat menuturkan pendapatnya mengenai keterangan para saksi yang dinilai menjadi fitnah untuk Brigadir J.
Irma Hutabarat menyebut bahwa hal itu dilakukan sebagai pembunuhan karakter terhadap korban, namun tidak akan pernah mengubah adanya fakta pembunuhan berencana.
Baca Juga: Irma Hutabarat Sayangkan Tindakan Pendeta Gilbert Lumoindong yang Sebar Fitnah Soal Brigadir J
“Kalau hanya dugaan-dugaan ini sekarang kan pembusukkan karakter sedang berlangsung
Tapi apakah ini akan mengubah fakta pembunuhan berencana? Tidak!” tegas Irma kepada Uya Kuya.
“Karena sudah tidak ada lagi substansi yang bisa dibahas atau ditanyakan” imbuh Irma Hutabarat.
Aktivis berpenampilan nyentrik tersebut juga menuturkan, cara yang dilakukan para saksi yakni melakukan fitnah terhadap Brigadir J tidak akan merubah bukti pembunuhan berencana yang sudah jelas.
“Kalau pembunuhan berencana itu sudah jelas semua bukti-buktinya, dari mulai menyuruh ajudan, mulai memakai sarung tangan, dari mulai mengisi magazine, dari mulai menyiapkan 1 miliar itu adalah runutan peristiwa yang membuktikan ada rencana dalam pembunuhan berencana jadi hal-hal lain disamping itu menjadi tidak substansial lagi” jelas Irma.
Menurut pandangan Irma Hutabarat, keterangan dari para saksi yang berisi fitnah kepada mendiang Brigadir J tersebut hanyalah taktik untuk mendapat keringanan hukuman bagi para terdakwa.
Baca Juga: Alasan Kuat Irma Hutabarat Vokal Memperjuangkan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ternyata...
“Itulah yang akan dibuat mungkin untuk meringankan hukuman bahwa oh karena Joshua berkepribadian ganda” jelas Irma.
“Tetapi mungkin ini kan upaya mendapatkan keringanan hukuman kenapa? Karena yang dibunuh orang yang berkepribadian ganda , orang yang suka ke holywings, orang yang suka karaoke, jangan-jangan ini sponsor, ngapain di persidangan nyebut-nyebut nama clubbing begitu” tutur Irma kepada Uya Kuya.***

Share this article
Irma Hutabarat ungkap bahwa fitnah untuk Brigadir J tidak akan merubah fakta pembunuhan berencana dengan adanya bukti ini.