AYOJAKARTA.COM - Aktivis Irma Hutabarat dari Komunitas Civil Society vokal menyuarakan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Irma secara terang-terangan memberikan kritikan pedas pada Pendeta Gilbert Lumoindong.
Menurutnya Pendeta Gilbert bermuka dua karena berkata manis di depan namun juga menghujam dari belakang.
Hal ini berawal dari Pendeta Gilbert yang baru-baru ini membuat pernyataan terkait Brigadir J dan menjustifikasi bahwa adanya tindakan pelecehan seksual yang digaungkan oleh Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo tersebut benar adanya.
Padahal pernyataan terkait peristiwa pelecehan seksual yang dialami Putri tersebut sudah ditutup dan diakhiri oleh kepolisian karena tidak terbukti kebenarannya.
Melalui kanal YouTube Irma Hutabarat-Horas Inang yang dikutip Ayojakarta.com pada Sabtu (8/10/2022), Irma menyebutkan bahwa Pendeta Gilbert adalah orang yang sangat berbahaya.
Menurutnya, sudah seharusnya seorang pendeta adalah orang arif dan bijaksana serta telah disumpah atas nama Tuhan namun masih mau menggaungkan berita bohong.
Irma lalu mengimbau masyarakat untuk tidak menggubris omongan Gilbret tersebut.
"Saya sudah tidak mau mendengar terkait pelecehan lagi, karena itu hanyalah alibi dari PC dan FS untuk mencari simpatik dan mengurangi masa hukumannya. Omongan orang seperti ini tidak harus kita dengarkan," ujar Irma.
Baca Juga: Alasan Kuat Irma Hutabarat Vokal Memperjuangkan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ternyata...
Irma juga telah mengkonfirmasi soal kedatangan Gilbert ke keluarga Brigadir J pada 16 Agustus 2022 lalu kepada ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat.
Pada awalnya kedatangan Gilbert tersebut bermaksud mendoakan keluarga Brigadir J agar lebih tabah dan menerima kenyataan.
Akan tetapi Irma menyebutkan bahwa kedatangan Pendeta Gilbert tersebut punya maksud yang terselubung.
Terbukti dengan pernyataan Gilbert yang terang-terangan membela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi hingga kembali memojokkan Brigadir J.
Baca Juga: Irma Hutabarat Sebut 97 Orang Terlibat dalam Kasus Brigadir J: Divisi Sambo Itu Divisi Bejat!
Pernyataan Gilbert tersebut kini menuai hujatan dari para warganet yang turut geram atas perilakunya.
Warganet menilai bahwa pemuka agama tersebut telah ikut campur dengan malah menyebarkan berita fitnah dan menuduh Brigadir J telah melecehkan Putri Candrawathi.
Padahal, kesaksian Putri dan Ferdy tersebut dinilai sebagai kesaksian palsu di hadapan penyidik.
Masyarakat menilai bahwa Putri dan Ferdy memanfaatkan motif pelecehan tersebut untuk menutup-nutupi motif sebenarnya.
Selain itu, polisi juga tidak menemukan bukti pelecehan yang dimaksud.***

Share this article
Aktivis Irma Hutabarat sayangkan tindakan Pendeta Gilbert Lumoindong yang sebar fitnah soal Brigadir J.