Alasan Kuat Irma Hutabarat Vokal Memperjuangkan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ternyata...

Alasan Kuat Irma Hutabarat Vokal Memperjuangkan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ternyata...
Alasan Kuat Irma Hutabarat Vokal Memperjuangkan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ternyata...

AYOJAKARTA.COM - Sosok aktivis Irma Hutabarat juga menjadi salah satu yang disorot dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Meski tidak terlibat dalam pembunuhan Brigadir J, Irma Hutabarat diketahui sangat vokal dalam memperjuangkan kasus ini.

Irma Hutabarat sangat vokal memperjuangkan hak-hak keluarga Brigadir J dan keadilan dalam proses hukum kasus pembunuhan ini.

Baca Juga: Irma Hutabarat Sebut 97 Orang Terlibat dalam Kasus Brigadir J: Divisi Sambo Itu Divisi Bejat!

Lantas apa sebenarnya alasan Irma Hutabaran sangat vokal dalam memperjuangkan kasus pembunuhan Brigadir J ini?

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Realita TV, berikut ulasan lengkapnya:

Irma Hutabarat ternyata punya alasan tersendiri untuk membela kasus pembunuhan Brigadir J ini.

Baca Juga: Irma Hutabarat: Divisi Propam Polri adalah Divisi yang Bejat

Dalam video tersebut, ia menyampaikan apa yang sebenarnya menjadi alasan kuat dirinya menyarakan keadilan dalam kasus ini.

"Saya selalu mengatakan, mengapa saya bisa berada disini pertama karena seorang Hutabarat," kata Irma Hutabarat.

Lebih lanjut Irma juga mengatakan bahwa memperjuangkan kasus Brigadir J ini karena dia adalah seorang ibu.

Baca Juga: Tahu Kasus Ferdy Sambo Bakal Tak Temui Titik Terang, Irma Hutabarat Sebut Alasan: Oknum Gerombolan

"Ketika saya mendengar tangisan dari ibu Rosti Simanjuntak, itu seperti teriris-iris hati saya," ujar Irma.

Menurutnya, air mata ibunda Brigadir J lah yang membelah langit sehingga hati orang-orang terpanggil untuk memperjuangkan keadilan.

"Ternyata yang kita hadapi ini adalah jauh lebih besar dari pada cerita pembunuhan seorang polisi atau ajudan saja," terangnya lagi.

Baca Juga: Irma Hutabarat Buka-bukaan Soal Kekuasaan Kaisar Ferdy Sambo: Jangan Sentuh Istri Saya Atau...

Tak hanya itu saja, Irma mengatakan semua pihak juga pasti tahu dari awal dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini penuh dengan rekayasa.

"Bukan pertama juga ada rekayasa, bukan yang pertama juga orang yang dibunuh kemudian difitnah," tambahnya.

Hingga akhirnya, dugaan rekayasa itu terbukti dan menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka utama dalam kasus ini.

Baca Juga: Disebut Menyerah pada Kasus Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan Irma Hutabarat: Kata Siapa Kami Mundur?

Selain itu, juga istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi, sopir Kuat Maruf dan dua ajudan Bharada E dan Bripda RR.

Bahkan, perilaku para anggota polisi yang berkunjung ke Jambi menemui orang tua Brigadir J, sempat terekam dan beredar di media sosial.

Perilaku semena-mena para aparat penegak hukum yang bertugas itu kemudian viral di media sosial dan tuai banyak kritikan dari masyarakat.

Baca Juga: Kamaruddin Menyerah, Ferdy Sambo Menang ? Begini Penuturan Irma Hutabarat

Irma pun mengaku hatinya tergerak saat mendengar tangisan ibu Brigadir J yang meminta keadilan untuk anaknya.

Hal itu yang kemudian menjadi alasan kuat bagi Irma Hutabarat bangkit dan ikut perjuangkan keadilan untuk Brigadir J.

*Disclaimer: Artikel ini sebelumnya pernah tayang di Teras Gorontalo dengan judul "Terungkap Alasan Sebenarnya Irma Hutabarat Ngotot Perjuangkan Kasus Brigadir J".

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pembunuhan Brigadir J
# Putri Candrawathi
# Irma Hutabarat
# Brigadir J
# Ferdy Sambo
# keadilan
# proses hukum

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.