AYOJAKARTA.COM--- Kasus pembunuhan Brigadir Yosua alias Nofriansyah Yosua Hutabarat masih terus berlangsung, dan kini telah memasuki tahap pembuktian.
Kendati demikian, saat dalam persidangan Saksi Susi dan terdakwa Kuat Maruf sempat adu keterangan di pengadilan PN Jakarta Selatan.
Keterangan asisten rumah tangga Ferdy Sambo, Susi diketahui seringkali berubah-ubah dan tidak konsisten hingga kerap membuat hakim dan jaksa geram.
Dilansir Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV pada Kamis. (17/11/2022) soal persidangan kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Di Hadapan Majelis hakim ART Susi mengaku bahwa Kuat Maruf sempat melarang Yosua naik ke lantai dua rumah di Magelang.
"Om Kuat berkata ke Om Yosua yah jangan naik ke lantai dua, jangan naik satu langkah ke tangga gitu," ujar Susi.
Baca Juga: Menakar Loyalitas ART Susi, Pakar Mikro Ekspresi: Mati atau Hidup Akan Ikut Majikan
Namun, keterangan itu langsung dibantah oleh terdakwa Kuat Maruf bahwa dirinya tidak pernah mengatakan hal seperti apa yang disebutkan oleh Saksi Susi.
"untuk saudara Susi saya tidak pernah ada bahasan jangan 'jangan naik satu langkah lagi' waktu di Magelang," ujar Kuat Maruf.
Tidak sampai disitu keterangan Susi juga sempat dibantah oleh terdakwa Ricky Rizal. Susi mengaku melihat Kuat Maruf dan Ricky Rizal bertemu dan menanyakan keberadaan Putri Candrawathi.
"Lama kelamaan Om Ricky sama Om Richard dateng langsung naik ke lantai dua, terus tanya Bi mana Ibu? di dalam, terus Om Ricky sama Om Kuat masuk ke dalam," ujar Susi.
Namun, Ricky membantah keterangan Susi bahwa hanya dirinya yang masuk kedalam kamar Putri Candrawathi setelah sempat bertanya kepada Kuat Maruf.
"Saya bertemu Om Kuat di depan pintu, saya cuma menanyakan ada apa dan dijawab Om Kuat bahwa tadi sempat melihat Yosua naik turun tangga terus dia mengejar menggunakan pisau, tapi yang masuk ke kamar hanya saya yang mulia," kata Ricky Rizal.
Menilai perihal keterangan yang kerap kali berubah-ubah itu, Ahli Gestur dan Mikro Ekspresi, Monica Kumalasari mengungkapkan bahwa ART Susi masih berada dalam tekanan dan pengaruh relasi Ferdy Sambo.
"Saat ini masih terjadi relasi kuasa karena Susi masih bekerja ditempat keluarga Sambo, bagi Susi sendiri terutama para ART yang memiliki loyalitas yang tinggi kepada majikannya. Biasanya mereka juga mempunyai believe atau value seperti ini. Mati atau hidup saya ikut dengan majikannya," ujar Monica.***

Share this article
Terungkap momen terdakwa Kuat Maruf beradu keterangan dengan saksi ART Susi, siapakah yang benar-benar Jujur dalam hal ini?