AYOJAKARTA.COM - Puluhan korban gempa Cianjur yang tertimbun reruntuhan bangunan di Cugenang masih dalam proses pencarian karena terdapat kendala.
Tim Leader dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Kementerian PUPR, Asep menyampaikan tim evakuasi mengalami berbagai kendala.
Hingga hari ketiga ini, hasil evakuasi masih nihil lantaran kendala guncangan gempa susulan di Cianjur dan kondisi cuaca.
Baca Juga: Anak Usia 5 Tahun Berhasil Diselamatkan, Setelah 3 Hari Tertimbun Reruntuhan Bangunan Gempa Cianjur
Tim evakuasi menghentikan proses pencarian kemarin sore lantaran terkendala cuaca dan akan melanjutkannya pagi ini, 24 November 2022.
Asep menyampaikan tim evakuasi sudah bekerja pada 23 November 2022 kemarin sejak pukul 8 pagi.
Tim evakuasi melakukan pembukaan jalan dan pencarian korban gempa Cianjur yang masih belum ditemukan.
Baca Juga: Update Gempa Cianjur: Gempa Susulan hingga Jumlah Korban Tewas Bertambah
"Dari pagi tadi sekitar pukul 8, kita bekerja untuk, satu, pembukaan jalan, dua, pencarian orang," ujar Asep dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Kamis (24/11/2022).
Namun, proses evakuasi tersebut mengalami kendala sehingga dihentikan sekitar pukul 18.00 WIB.
"Jadi kita terkendala kenapa berhenti saat ini, tadinya mau sampai jam 9 (malam), karena cuaca dan tremor sudah dua kali, ada guncangan," jelas Asep.
Baca Juga: Ragukan Pemicu Gempa Cianjur Adalah Patahan Sesar Cimandiri, Simak Penjelasan Pakar Geologi Unpad!
"Kita juga bekerja dengan safety dan selalu berhati-hati, karena di lokasi gempa ini rawan, Bu, jadi tiap detik tremor terus guncangan. Jadi kita putuskan setelah memasuki adzan maghrib kita off sampai saat ini," sambungnya.
Tim evakuasi menggunakan excavator mengumpulkan material longsoran kemudian dipindahkan ke truk.
Setelah hari ketiga proses pencarian korban masih nihil, belum ditemukan tanda-tanda ditemukan korban akibat gempa bumi Cianjur.
Baca Juga: PosAja! Hadir Bantu Korban Gempa Cianjur, Beri Potongan Ongkir 50 Persen
"Kalau di titik ini masih belum, Bu, ya dari hari pertama sudah ketemu ada korban itu, selanjutnya dilihat belum ada," jelas Asep.
Tim evakuasi melakukan pencarian dengan hati-hati dan sesuai protokol keselamatan kerja yang juga didampingi oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
"Ini bukan rekonstruksi, kita itu pencarian orang, jadi hati-hati. Disamping menjaga safety kita dan kita juga mencari (korbannya) juga hati-hati, karena kita itu didampingi sama Basarnas juga," jelas Asep.
Baca Juga: Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal 271 Orang, Luka-Luka 2.043 Orang
Lokasi evakuasi tersebut yakni lokasi longsor yang berada di bawah tebing yang ternyata merupakan pemukiman yang tertutup tanah.
"Istilahnya bukan tebing, jadi rumah yang tertutup tanah, atau bangunan yang tertutup tanah," ungkap Asep.
Tim evakuasi merencanakan proses pencarian untuk besok akan dilakukan mulai dari pukul 8 pagi.
"Kebetulan kami mungkin koordinasi dengan Basarnas dulu, paling di jam 8 (mulai evakuasi)," tutur Asep.
Tim evakuasi akan mengerahkan beberapa alat berat seperti 2 unit excavator, 1 unit lifting, 3 unit dump truck.***

Share this article
Temui berbagai kendala, pencarian korban gempa Cianjur yang tertimbun longsong hingga kini masih nihil.