Terungkap! Ridwan Soplanit Bongkar Fakta Baru Tentang Kondisi Jasad Brigadir J

Terungkap! Ridwan Soplanit Bongkar Fakta Baru Tentang Kondisi Jasad Brigadir J
Terungkap! Ridwan Soplanit Bongkar Fakta Baru Tentang Kondisi Jasad Brigadir J

AYOJAKARTA.COM - Sidang kasus pembunuhan Brigadir J masih terus berlanjut dengan terdakwa Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Salah satu saksi yang hadir saat sidang kasus pembunuhan Brigadir J adalah AKBP Ridwan Soplanit.

Dalam sidang pembunuhan Brigadir J itu, Ridwan Soplanit menjelaskan bahwa dia yang melakukan olah TKP lantaran masih menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Saat persidangan, ia membeberkan apa yang telah ditemukan dalam olah TKP, bahkan keterangannya di luar dugaan.

Baca Juga: Bak Bertemu Artis Idola, Inilah Momen Wanita yang Menerobos Persidangan hingga Ferdy Sambo Ketakutan

Apa yang diungkapkan Ridwan Soplanit dan keterangan saksi sebelumnya sedikit berbeda.

Khususnya soal jumlah peluru yang bersarang di tubuh Brigadir J.

Ridwan Soplanit dikatakan tidak profesional saat melakukan olah TKP di rumah dinas Duren Tiga.

Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan ini mengatakan bahwa ada 10 selongsong peluru di beberapa titik di lokasi kejadian.

Namun hanya ada tujuh peluru yang berada di tubuh Brigadir J.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Uang Rp 150 Juta Milik Brigadir J sempat Dikembalikan ke Keluarga setelah Kematiannya

Hal tersebut diungkapkan saat persidangan Senin lalu (28/11/2022).

Dikutip ayojakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Selasa (29/11/2022), Majelis Hakim terus melontarkan pertanyaan dan meyakinkan Ridwan Soplanit agar tidak melirik ke kanan dan ke kiri, guna melancarkan persidangan.

“Perwira itu harus konsekuen. Perwira itu harus pemberani”, imbuh Majelis Hakim.

Baca Juga: Jeritan Anak Buah Kepada Ferdy Sambo: Kenapa Kami Harus Dikorbankan, Kata Ridwan Soplanit

Majelis Hakim menanyakan jumlah peluru yang ada di Brigadir J sebenarnya, namun Ridwan Soplanit menjawab dengan terbata-bata.

“Bahwa peluru yang ada di tubuh Yosua itu ada tujuh, hasil itu terlihat saat ada visum”, ucap Ridwan Soplanit di persidangan.

"Saat olah TKP terdapat 10 selongsong peluru, artinya kurang tiga peluru lagi. Di manakah tiga peluru ini keluar?" tanya Majelis Hakim.

Ridwan Soplanit menolehkan pertanyaan tersebut kepada Majelis Hakim, bahwa tidak bisa menjawab di persidangan yang saat itu berlangsung.

Baca Juga: Sangat Berani! Inilah Pertanyaan Ridwan Soplanit yang Membuat Sambo Tak Berkutik

Meskipun Ridwan Soplanit tidak menjawab pertanyaannya, Majelis Hakim terus mencecarnya tentang peluru dan jenis senjata apa yang ada pada tubuh Yosua.

“Yang tujuh masuk ke tubuh Yosua itu dari senjata apa, senjata mana saja?" cecar Hakim.

“Itu dari Glok, namun secara spesifik akan dijelaskan lagi”, ucap Ridwan Soplanit.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jasad Brigadir J
# kondisi jasad
# rumah dinas Duren Tiga
# AKBP Ridwan Soplanit
# Ridwan Soplanit
# Fakta baru
# pembunuhan Brigadir J
# terungkap
# Kasus Pembunuhan Brigadir J
# Kuat Maruf
# Ricky Rizal
# Yosua
# Brigadir J
# Bharada E
# Polres Metro Jakarta Selatan
# TKP
# Majelis Hakim

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.