AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi yang mengguncang Cianjur pada Senin 21 November 2022 lalu menyisakan dampak besar bagi warga setempat.
Banyak korban meninggal dunia, luka-luka hingga puluhan ribu warga Cianjur harus mengungsi karena terdampak gempa magnitudo 5.6 tersebut.
Di tengah kepiluan warga Cianjur, beredar video viral beberapa jenis bantuan ditolak oleh para pengungsi.
Beberapa di antaranya adalah pakaian, tenda dan makanan instan seperti mi.
Baca Juga: Pagi Ini Cianjur Kembali Diguncang Gempa Susulan, Getaran Terasa hingga ke Bandung
Dikutip ayojakarta.com dari akun TikTok @wanickp Rabu 30 November 2022, akun tersebut memposting sebuah berita berjudul "Viral Bantuan Relawan Berupa Pakaian Di Tolak Warga Cianjur".
Selain narasi tersebut, video juga memperlihatkan tumpukan dus dan tas plastik yang diduga berisi pakaian layak pakai untuk korban gempa Cianjur.
Tumpukan dus pakaian tersebut tergeletak begitu saja di bawah pohon yang berada seperti di sebuah perkebunan kosong.
Selain itu, pada akun TikTok Dewa Gunawan juga terlihat memprotes bantuan dari donatur yang kebanyakan mengirimkan makanan instan seperti mi.
Akun tersebut mempertanyakan kondisi lambung para pengungsi jika semua bantuan hanya berisi mi instan.
Begitu juga video viral yang memperlihatkan warga melepas label gereja pada tenda-tenda pengungsian yang akhirnya diketahui menyebabkan tenda bocor dan tidak dapat digunakan.
Semua video tersebut viral dan akhirnya menggiring opini masyarakat terhadap sikap dan perilaku warga Cianjur yang dianggap tidak bersyukur.
Namun setelah ditelusuri ayojakarta.com dari akun Instagram @infocianjur pada Rabu (30/11/2022), semua berita tersebut ternyata tidaklah benar.
Baca Juga: Tegas! Polisi Tindaklanjuti Perkara Pelaku Pelepas Label Tenda Korban Gempa Cianjur
Diakui pihak Info Cianjur, jika hal tersebut dilakukan oleh segelintir oknum namun dampaknya membuat warga yang sangat membutuhkan akhirnya ikut terseret.
Hal tersebut diungkapkan @infocianjur melalui postingan mereka yang berjudul ‘Surat Cinta Untuk Para Netizen’.
Beginilah isi dari Surat Cinta Untuk Netizen dari Warga Cianjur yang diposting Selasa 29 November 2022:
Baca Juga: Cara Mendapat Bantuan Rumah untuk Korban Gempa Cianjur, Cukup Lewat Aplikasi Ini!
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat Sore, Sampurasun.
Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Pertama, mengingat banyak sekali komentar negatif, sumpah serapah serta caci maki yang mengarah ke Cianjur, yang merupakan tempat kelahiran kami, tempat kebanggan kami. Tempat cinta dan keluarga kami tumbuh.
Maka dari itu, izinkan kami warga Cianjur, memberikan tanggapan terkait hal ini.
Bencana hadir tanpa pandang bulu, suku, adat, dan pilihan agama. Belum genap 10 hari tanah kami dilanda gempa.
Hingga hari ini 327 saudara kami meninggal dunia, 13 orang belum ditemukan, 83.747 rumah mengalami kerusakan, 511 sekolah rusak, 187 rumah rumah ibadah rusak, serta fasilitas lainnya yang masih didata hingga kini.
Selain itu, puluhan ribu saudara kami kini mengungsi, hilang sudah tempat tinggalnya karena bencana ini.
Di tengah bencana gempa bumi ini, hati kami sedikit terusik, sedih dan terpukul mendengar beberapa kejadian oleh para oknum yang menjadikannya dampak hebat dan dahsyat seperti ini.
Kamipun sangat menyesali hal ini dan kami atas nama warga Cianjur meminta maaf.
Teruntuk para netizen, tak adil rasanya bila segelintir oknum yang berulah namun kami yang benar-benar membutuhkan pertolongan disamaratakan dengan pandangan dan persepsi kalian.
Mari bijak dalam berkomentar. Bila belum bisa memberikan bantuan, setidaknya bantu kami dengan semangat moril juga doa terbaik.
Salam hangat dari kami, Warga Cianjur.”
Demikian isi surat cinta untuk para netizen dari warga Cianjur.***

Share this article
Berikut isi surat cinta untuk para netizen yang dikirim warga Cianjur setelah dianggap menolak bantuan.