AYOJAKARTA.COM – Setelah kesibukan selama sepekan, akhirnya akhir pekan tiba. Saatnya untuk jalan-jalan refreshing agar semangat menjalani pekan berikutnya.
The Jakartans dan sekitarnya, pasti saat weekend memiliki tempat ide tersendiri yang mana beberapa diantaranya mainstream atau biasa, seperti ke puncak Bogor, hingga ke pantai atau taman bermain.
Bagaimana dengan Kota Tua Batavia? Tentu Kota Tua menjadi pilihan yang biasa, tetapi apakah sudah pernah mencoba mengunjungi rekomendasi museum yang ada di sana?
Baca Juga: bank bjb Jalin Kolaborasi dengan TNI AU terkait Penyediaan Layanan Perbankan
5 rekomendasi museum di Kota Tua Jakarta yang juga cocok untuk museum date atau kencan bersama pasangan dengan membuat konten atau menghabiskan akhir pekan bersama keluarga ini dikutip melalui Instagram @disparekrafdki atau akun resmi Disparekaf DKI Jakarta dan laman museumindonesia.com oleh AyoJakarta.com pada 2 Desember 2022.
Museum Sejarah Jakarta
Museum ini dulu bernama Oud Batavia yang didirikan oleh Yayasan Oud Batavia pada 1936 oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (1936-1942). Museum ini dibuka untuk umum pada tahun 1939.
Museum ini menampilkan benda-benda bersejarah prasejarah wilayah kota, berdirinya Jayakarta pada 1527, dan periode penjajahan Belanda dari abad ke-16 hingga kemerdekaan Indonesia pada 1945.
Museum ini buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai dari jam 9 pagi hingga 3 sore, dengan harga tiket Rp2.000 hingga Rp5.000 per orang.
Museum Seni Rupa dan Keramik
Gedung Museum Seni Rupa dan Keramik ini dibangun pada tahun 1870. Kemudian pada tahun 1990 sampai sekarang menjadi Museum Seni Rupa dan Keramik, karena adanya museum keramik yang diresmikan Ali Sadikin (Gubernur DKI Jakarta) pada tanggal 10 Juni 1977.
Di dalam museum ini terdapat koleksi seni rupa, keramik, studio gerabah, toko cindera mata. Museum ini memiliki jadwal yang sama dengan Museum Sejarah Jakarta, dengan harga tiket Rp5.000/orang.
Museum Wayang
Pada awalnya bangunan yang digunakan oleh museum ini bernama De Oude Hollandsche Kerk atau Gereja Lama Belanda dan konon ceritanya gereja tersebut dibangun pertama kali pada tahun 1640.
Diresmikan sebagai Museum Wayang pada 13 Agustus 1975, museum ini memiliki koleksi wayang dari seluruh dunia tidak hanya Indonesia, seperti seperti Malaysia, Thailand, Suriname, Cina, Vietnam, Perancis, India dan Kamboja, termasuk juga koleksi set gamelan dan juga lukisan wayang.
Museum ini buka dari hari Selasa - Minggu, dari jam 09.00 s.d. 15.00 WIB. Harga tiket Rp5.000 per orang.
Museum Mandiri
Bangunan museum pada mulanya adalah kantor Nederlandsch Handel-Maatschappij (NHM) atau Netherlands Trading Corporation alias Maskapai Dagang Belanda. Kantor pusat NHM berada di Amsterdam, sedangkan Batavia (Jakarta) adalah kantor cabang.
Baca Juga: Heboh! Balenciaga Tuai Kontroversi Diduga Lakukan Eksploitasi Anak pada Produk BDSM Musim Seminya
Museum yang didirikan tahun 2004 memiliki harga tiket Rp5 ribu hingga Rp15 ribu, dengan jam buka seperti Museum Wayang. Museum ini berisikan Prasasti Kaca Patri hingga arsip pembukuan dan teknologi keuangan.
Museum Bank Indonesia
Museum BI menempati gedung BI Kota yang sebelumnya digunakan oleh De Javasche Bank, gedung yang mempunyai nilai sejarah yang tinggi. Pemerintah telah menetapkan bangunan tersebut sebagai bangunan cagar budaya sesuai SK Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.475 tahun 1993.
Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa.
Museum ini buka dari hari Selasa hingga Minggu, dari pukul 08.00-15.30 WIB. Harga tiket Museum Bank Indonesia adalah Rp5 ribu per orang.
Museum-museum yang direkomendasikan cocok untuk menjadi wisata edukasi untuk keluarga, atau museum date yang belakangan ini viral di kalangan Gen Z.***

Share this article
Weekend adalah waktu bersama keluarga, apalagi besok Sabtu dan Minggu akan lebih asyik jika jalan ke museum di Jakarta. Banyak referensinya