Status Justice Collaborator Richard Eliezer Dipersoalkan Tim Ferdy Sambo, Ronny Talapessy Tak Tinggal Diam!

Status Justice Collaborator Richard Eliezer Dipersoalkan Tim Ferdy Sambo, Ronny Talapessy Tak Tinggal Diam!
Status Justice Collaborator Richard Eliezer Dipersoalkan Tim Ferdy Sambo, Ronny Talapessy Tak Tinggal Diam!

AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo menghadirkan saksi ahli pidana untuk meringankan hukuman pada kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

Dalam keterangannya, saksi ahli tersebut mengaitkan persoalan status justice collaborator (JC) pada terdakwa Richard Eliezer.

Menurutnya status tersebut tidak bisa disematkan pada terdakwa kasus pembunuhan.

Ahli pidana yang dihadirkan oleh tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo adalah Doktor Hukum dari Universitas Islam Indonesia Mahrus Ali.

Baca Juga: Tak Mau Kalah! Febri Diansyah Bantah Tidak Ada Perencanaan Pembunuhan, Malah curiga pada Richard Eliezer

Pada kesempatan itu, Kuasa Hukum Putri Candrawathi pun bertanya terkait status justice collaborator pada perkara pembunuhan tersebut.

Saksi menjawab, bahwasannya dalam kasus pembunuhan kali ini tidak ada terdakwa yang bisa menjadi justice collaborator.

Ia menyebutkan bahwa status itu hanya untuk perkara tertentu.

Sementara, pada kasus kali ini salah satu terdakwa kasus pembunuhan Richard Eliezer telah ditetapkan sebagai justice collaborator oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca Juga: Gregetnya Pengacara Ferdy Sambo Ketika Bharada E Jawab Pertanyaaan dengan ‘Nyolot’: Bapak Tanya Ke Ricky Saja!

Hal itu lantaran Richard Eliezer bersedia membuka skenario tembak-menembak yang dirancang Ferdy Sambo.

"Persoalannya itu adalah di pasal 28. Itukan JC hanya diberikan kepada pelaku tindak pidana tertentu kan. Di situ dijelaskan pelakunya kan banyak jenis tindak pidananya cuma di situ ada klausul yang umum lagi termasuk kejahatan-kejahatan lain yang ada potensi serangan dan itu harus berdasarkan keputusan," kata Mahrus Ali dikutip ayojakarta.com dari YouTube Official Inews pada Kamis (22/12/2022).

"Nah dalam konteks ini, maka sepanjang tidak ada keputusan ya ikuti jenis tindak pidana yang dijelaskan di situ, apa tadi pencucian uang, korupsi, narkotika, perdagangan orang, pelecehan seksual, pembunuhan nggak ada di situ," tambahnya.

Baca Juga: Ngeri! Ahli Pidana Ini Semprot Penasehat Hukum Ricky Rizal Sampai Tak Berkutik, Ternyata Gegara Hal Ini

Selain itu, Mahrus Ali menyebutkan pandangannya berdasarkan buku yang pernah ia baca dari Prof Edi Syarif yang menyebutkan bahwa dalam kasus pembunuhan dan penganiayaan harus ada persesuaian kehendak atau persamaan niat di antara orang-orang yang akan mengadakan konspirasi atau meeting of mind.

"Kalo mengikuti bukunya Prof Edi Syarif, itu tidak masuk. Satu misalnya menghendaki membunuh, satu menganiaya berarti tidak mungkin ada penyertaan pembunuhan. Artinya apa harus ada dalam fase misalnya tadi kesengajaan dan bersama-sama termasuk pelaksanaanya harus ada meeting of mind," jelasnya.

Sementara itu, Ronny Talapessy kuasa hukum dari Richard Eliezer menanggapi pernyataan saksi ahli pidana dari pihak Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo terkait justice collaborator yang statusnya sedang dipersoalkan pada kliennya.

Baca Juga: Keras! Ronny Talapessy Sindir Ferdy Sambo Otak Pembunuhan Berencana: Cirinya Coba Mengaburkan TKP

Ronny Talapessy menilai seharusnya kejahatan yang tertentu itu tidak bisa diartikan secara sempit pada justice collaborator, mengingat kasus pembunuhan ini berkaitan dengan relasi kekuasaan dalam jabatan.

"Dalam proses persidangan apa yang diperoleh klien saya ini bersesuaian kan kasus pidana ini harus logis. Jadi apa yang disampaikan disesuaikan dengan peristiwa pidana yang sudah terjadi," kata Ronny Talapessy.

"Jadi ketika dari tim penasihat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mencoba beropini bahwa klien kami bukan layak menerima status JC ya, itu kan yang menilai dari LPSK, jadi bukan dari tim penasihat hukum. Tentunya kembalikan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban," imbuhnya.

Baca Juga: Saksi Ahli yang Dihadirkan Ferdy Sambo Sarankan Uji Balistik, Ternyata Ini Tujuannya!

Ronny Talapessy kembali menjelaskan bahwasannya kasus tewasnya Brigadir Yosua ini adalah kejahatan yang serius lantaran ada dugaan kuat pembunuhan itu adalah kasus yang sudah direncanakan.

"Pembunuhan berencana menurut kami merupakan suatu kejahatan yang serius bukan tindak pidana yang tidak serius itu yang salah," ujar Ronny Talapessy.

Mengingat proses hukum yang sudah berjalan lama hingga saat ini di mana banyak bukti kuat yang terungkap, Ronny Talapessy mengembalikan kembali pada penilaian hakim dan juga publik siapa yang benar-benar bohong dan jujur atas tewasnya Yosua di Duren Tiga.

"Saya kira biar hakim dan publik yang menilai kan," pungkas Ronny Talapessy.

Kendati demikian, Ronny Talapessy selaku kuasa hukum Richard Eliezer mengaku tetap optimis dengan pengurangan hukuman pada kliennya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Doktor Hukum
# pembunuhan berencana
# Ferdy Sambo
# Ronny Talapessy
# Mahrus Ali
# justice collaborator
# Brigadir Yosua
# Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)
# Kuasa Hukum Putri Candrawathi
# justice collaborator (JC)
# Putri Candrawathi
# Richard Eliezer
# Saksi ahli pidana
# Universitas Islam Indonesia

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.