AYOJAKARTA.COM – Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang tidak dapat diprediksi. Bencana gempa bumi baru-baru ini terjadi di Jayapura, Papua sejak kemarin, 3 Januari 2023.
Dikutip oleh ayojakarta.com melalui akun Twitter @infoBMKG dan @DaryonoBMKG terungkap bahwa gempa susulan Jayapura hingga siang hari ini sebanyak 706 kali dan yang dirasakan sebanyak 55 kali.
Hal ini diketahui setelag Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG Daryono membuat cuitan pada akun Twitternya.
“Sejak gempa Jayapura Magnitudo update M5.4 pada 2 Januari 2023 hingga Sabtu 14 Januari 2023 12:00 WIT telah terjadi gempa susulan sebanyak 706 kali dengan 55 kejadian diantaranya dirasakan oleh masyarakat,” tulis Daryono.
Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Jayapura pada 3 Januari 2023 dan terus berulang hingga pada cuitan akhir Daryono, terdapat 706 kali gempa susulan. Pusat gempa yang ternyata berada di laut dengan kedalaman yang cukup dangkal membuat sebagian besar masyarakat takut dan panik.
Secara tegas, BMKG mengatakan bahwa setiap gempa akan memiliki informasi apakah berpotensi tsunami atau tidak, sementara gempa di Jayapura tidak berpotensi tsunami.
Perlu diketahui, Indonesia diapit oleh tiga lempeng yaitu lempeng Indo Australia di sebelah selatan, Lempeng Pasifik di sebelah Timur dan Lempeng Eurasia di sebelah Utara. Pergerakan relatif ketiga lempeng tektonik tersebut mengakibatkan terjadinya gempa bumi di daerah perbatasan pertemuan antar lempeng yang selanjutnya menjadi daerah pusat sumber gempabumi.
Kondisi pergerakan ketiga lempeng menyebabkan adanya zona saling tindih antar lempeng yang disebut dengan zona subduksi.
Menurut Tim Pusat Studi Gempa Nasional wilayah Indonesia dikelilingi oleh 13 zona subduksi (zona Megathrust).
Baca Juga: PPPK Bisa Ikut CPNS 2023? Simak Syarat dan Ketentuan di Sini!
Megathrust Aceh Andaman
Megathrust Nias
Megathrust Batu
Megathrust Mentawai Siberut
Megathrust Mentawai Pagai
Megathrust Enggano
Megathrust Selat Sunda
Megathrust Jawa Tengah Jawa Barat
Megathrust Jawa Timur
Megathrust Sumba
Megathrust Sulawesi Utara
Megathrust Filipino
Megathrust Papua
Baca Juga: KIP 2023 Kapan cair? Ini Jadwal, Cara Daftar, Cara Cek Penerima, Hingga Cara Aktivasi kembali
Megathrust ini dapat menjadi sumber gempa bumi berskala besar, maka dari itu disebut megathrust. Terkait apakah gempa bumi yang terjadi ini terkait aktivitas zona subduksi, hal ini menjadi dugaan sementara dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut, oleh para ahli.
Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya gempa secara pasti dan usaha atau solusi tindakan mitigasi yang diperlukan.
Sebelumnya, Kota Jayapura, Papua kembali diguncang gempa pada Jumat pagi, 13 Januari 2023, tepatnya pada 06.56 WIB
Gempa dengan magnitudo 3,3 memiliki pusat gempa di laut yang mana 29 km timur laut Kota Jayapura. Gempa ini memiliki kedalaman 11 km.***

Share this article
Bencana gempa bumi baru-baru ini terjadi di Jayapura, Papua sejak kemarin, 3 Januari 2023 sampai hari ini, Daryono BMKG info di akun Twitter