Richard Eliezer Sangat Menyesal atas Kejadian Pembunuhan Yosua, Berbeda dengan Penyesalan Ferdy Sambo CS

Richard Eliezer Mengaku hingga Kini Menyesal atas Perbuatannya dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua
Richard Eliezer Mengaku hingga Kini Menyesal atas Perbuatannya dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua

AYOJAKARTA.COM - Lima terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat menyampaikan penyesalan atas kejadian tersebut.

Richard Eliezer sebagai salah satu terdakwa yang diberikan status sebagai Justice Collaborator mengaku sangat menyesal.

Sementara, empat terdakwa lainnya yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf justru menyampaikan penyesalan yang berbeda.

Baca Juga: Kesimpulan Jaksa Penuntut Umum: Bukan Pelecehan, Putri Candrawathi dan Yosua Selingkuh

Dilansir Ayojakarta.com melalui kanal YouTube MetroTV kelima terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua sempat menyampaikan penyesalan mereka di persidangan.

Richard Eliezer pemangku status Justice Collaborator (JC) yang berarti saksi pelaku yang juga berkontribusi besar untuk mengungkap suatu tindak pidana.

Hal ini lantaran Richard menjadi terdakwa sekaligus saksi yang membuka kotak pandora atas misteri kasus pembunuhan Brigadir Yosua dengan teka-teki skenario yang dirancang oleh Ferdy Sambo CS.

Richard mengaku sangat menyesal atas kejadian tersebut, bahkan jika ia bisa memutar kembali waktu, bukan hal ini yang ia inginkan.

Baca Juga: Tangisan Penggugah Rasa Iba Putri Candrawathi Diragukan, Irma Hutabarat: Seperti Action Kapan Harus Nangis

"Kalau saya juga hanya disuruh sama Pak Sambo. Saya sampai sekarang merasa kalau waktu bisa diputar kembali mungkin ga seperti ini juga keinginan saya," ujar Eliezer saat menjawab pertanyaan jaksa.

"Sangat-sangat menyesal (menembak Brigadir Yosua)," sambungnya penuh penyesalan.

Sementara, terdakwa Ferdy Sambo menyesal karena emosinya yang menyebabkan Yosua harus meregang nyawa.

Ferdy Sambo juga mengaku siap bertanggung jawab atas kesalahannya memberikan perintah 'hajar' kepada Richard.

Baca Juga: Kapan Puasa Rajab 2023? Cek Jadwal Lengkap dengan Niatnya di Sini

"Yang pertama kepada keluarga korban, karena emosi saya kemudian menyebabkan putra keluarga Yosua bisa meninggal dunia," ujar Ferdy Sambo.

"Rasa penyesalan dan bersalah kedua saya sampaikan kepada saudara Richard Eliezer karena perintah hajar itu kemudian dia lakukan penembakan. Itu saya akan bertanggung jawab, dan saya merasa salah dan menyesal untuk itu," sambungnya.

Berbeda dengan Putri Candrawathi yang mengaku tidak menyesal sama sekali, melainkan ia akan lebih berhati-hati kedepannya.

"Dalam hidup saya mungkin bukan penyesalan, tapi pembelajaran, bahwa saya harus lebih hati-hati kedepannya," ungkap Putri Candrawathi.

Baca Juga: Kuat Maruf dan Ricky Rizal Beri Kesaksian Berbeda dengan Dirinya, Ferdy Sambo: Mereka Salah Tafsir!

Kemudian, terdakwa Ricky Rizal juga tidak merasa bertanggung jawab atas kematian Yosua, ia hanya menyesal dan menyayangkan kejadian tersebut.

"Ada perasaan bersalah ga?" tanya Hakim.

"Engga. Kalau dibilang bersalah, saya lebih menyampaikan menyesali kejadian ini," ujar Ricky Rizal.

Lain lagi dengan ungkapan yang disampaikan Kuat Ma'ruf yang mengaku tidak tahu letak kesalahannya dimana.

Baca Juga: Ronny Talapessy Berharap Hal Ini Bisa Jadi Pertimbangan Jaksa Untuk Tuntutan Richard Eliezer

Namun ia merasa sedih dan menyesal terutama terhadap keluarga Brigadir Yosua atas kejadian tersebut.

"Kalau bersalah saya belum tau salahnya yang pastinya gimana. Tapi kalau sedih menyesal iyalah, apalagi ke keluarga almarhum, apapun itu Yosua kan kenal baik sama saya," ungkap Kuat Ma'ruf.

Pengamat Hukum Pidana Jamin Ginting menyatakan hukuman Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi akan lebih berat dibandingkan dengan terdakwa lain karena mereka dinilai sebagai aktor utama dalam kasus ini.

Baca Juga: Jelang Tuntutan Terdakwa, Sambil Terisak Ibunda Brigadir J Ngaku Nomornya Diblokir: Memang Berkomplot

"(Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi) sama-sama pelaku utama (yang terkena pasal 340). Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf turut serta yang hukumannya lebih ringan dibandingkan dengan pelaku utamanya. Richard Eliezer tuntutannya lebih kecil 50 persen daripada tuntutan ibu PC dan FS," ujar Jamin Ginting.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Yosua Hutabarat
# menyesal
# Richard Eliezer
# sidang
# Sambo
# Ferdy Sambo
# pidana
# pembunuhan

News Update

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.