AYOJAKARTA.COM – Sosok mantan perwira tinggi Polri yang kini tengah jadi terdakwa yakni Ferdy Sambo masih terus memunculkan banyak teka-teki.
Ferdy Sambo disebut-sebut memiliki kekuasaan yang luar biasa selama karirnya sebagai jenderal dengan pangkat bintang dua.
Bahkan bukti kuatnya kekuasaan terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J tersebut hingga sempat beredar sebuah bagan kekaisaran Sambo di awal kasusnya mencuat.
Bukti lain mengenai kuatnya relasi kuasa yang dimiliki oleh Ferdy Sambo juga disampaikan oleh aktivis Irma Hutabarat dan Novel Baswedan.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun TikTok @okiijuans99 pada (23/1/23), diinformasikan sosok aktivis Irma Hutabarat tengah berbincang dengan Novel Baswedan dalam sebuah acara.
Dalam sesi bincang-bincang tersebut, Irma Hutabarat menyinggung soal pertanyaan hakim di salah satu proses persidangan Ferdy Sambo.
Di mana dalam sidang tersebut, hakim sempat menanyakan perihal jumlah ajudan yang dimiliki oleh Ferdy Sambo.
“Sosok Sambo ini sebagai Kadiv Propam, tetapi sebetulnya ada yang terlupakan, Kadiv Propamnya gak begitu penting tapi sebagai Ketua “Satgasus” yang kemarin ada pertanyaan dari hakim,” ujar Irma Hutabarat.
Baca Juga: Endus Pergerakan Brigjen di Pihak Ferdy Sambo, Mahfud MD Tak Gentar: Saya Punya Mayjen Banyak!
Irma Hutabarat lantas menanyakan kepada Novel Baswedan terkait jumlah ajudan yang dimiliki Ferdy Sambo apakah lazim.
“Apakah lazim, saya tanya nih ke Mas Novel, apakah lazim seorang bintang dua punya ajudan delapan?” tanya Irma Hutabarat kepada Novel Baswedan.
Novel Baswedan kemudian menjawab pertanyaan Irma Hutabarat tersebut dengan berkata, “Nggak.”
“Nggak, jawabannya kan enggak,” ucap Irma Hutabarat mengulangi jawaban Novel Baswedan.
Baca Juga: So Sweet dan Menyentuh! Nota Pembelaan Richard Eliezer buat Tunangannya: Bahagiamu adalah Bahagiaku
Bahkan Novel Baswedan juga menguatkan dengan mengatakan bahwa dirinya belum pernah mengetahui perwira polisi yang memiliki hingga delapan ajudan.
“Yang jelas saya belum pernah tahu ada yang sampai delapan,” jelas Novel Baswedan.
Irma Hutabarat juga mengatakan bahwa dirinya pernah bertanya kepada seorang purnawirawan jenderal yang ternyata hanya punya satu ajudan saja.
“Nah itu bener, saya juga ngomong sama purnawirawan itu Irjen. Pol. Arianto Sutadi, ajudan saya itu satu inang katanya,” ujar Irma.
“Paling-paling dua untuk ganti-ganti kan,” ucap Novel Baswedan menimpali pernyataan Irma Hutabarat.
Bahkan Irma Hutabarat membandingkan relasi kekuasaan Ferdy Sambo dengan Kapolri yang kemungkinan besar ajudannya tidak sebanyak Ferdy Sambo.
“Kapolri aja mungkin tidak delapan, ya kan, yang ditanya kenapa bisa delapan, apakah ada persetujuan dari atasan? ‘tidak’ lalu siapa? Anda menyetujui sendiri? Atau anda memilih sendiri? Kenapa bisa? Karena saya adalah ketua Satker (Satuan Kerja Satgas Merah Putih),” jelas Irma Hutabarat.***

Share this article
Irma Hutabarat dan Novel Baswedan membongkar habis relasi kuasa Ferdy Sambo, disebut tak lazim punya ajudan hingga delapan orang.