AYOJAKARTA.COM - Geger gerakan bawah tanah yang dilakukan oleh Ferdy Sambo secara gerilya menimbulkan polemik hingga saat ini.
Pasalnya mau tidak mau kita harus menyadari bahwa saat menjabat Ferdy Sambo mempunyai pengaruh yang kuat pada internal Polri.
Selain itu pengabdian selama puluhan tahun membuatnya memiliki kedekatan personal dengan berbagai jajaran.
Hal ini kemudian dibenarkan oleh Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam acara The Prime Show yang tayang pada akun YouTube Official Inews pada Kamis (26/1/2023).
Dalam perbincangannya dengan Aiman Witjaksono, Sugeng Teguh Santoso mengatakan bahwa upaya Ferdy Sambo untuk bebas dengan membuat gerakan bawah tanah sudah dilakukannya sejak lama.
"Upaya itu sudah lama sejak beliau jadi tersangka. Konteks berpikir Pak Sambo sebagai seorang polisi, dia akan tahu berakhir di proses peradilan oleh karena itu saya mendengar lobi misalnya mendekati hakim yang bisa dipilih," ucap Sugeng Teguh Santoso.
"Dia punya kemampuan untuk itu walaupun dia di dalam, kemudian kalau tindakan pengamanan, sebelumnya kan sudah dilakukan seperti menunjuk advokat untuk Eliezer dan juga melakukan lobi-lobi," ungkap Sugeng Teguh Santoso.
Baca Juga: Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer Dikritik Lagi, Pakar: Ada Ketimpangan dengan UU LPSK yang Berlaku!
Ketua IPW menambahkan dalam usaha yang dilakukan ini, Ferdy Sambo tidak berupaya seorang diri, melainkan ada sosok di dalam institusi Polri seperti yang telah ramai dibicarakan.
"Nah mendekati proses tuntutan itu semakin intensif, tetapi jangan salah Sambo bukan berusaha sendiri. Sambo meletakan harapannya kepada orang yang berada di dalam institusi Polri supaya ia tidak dihukum mati," ungkap Sugeng Teguh Santoso.
"Institusi Polri tidak punya kepentingan ketika Sambo dihukum mati. Institusi Polri sudah selesai ketika perkara sudah p21," tambahnya.
Ia pun mengatakan jika Ferdy Sambo dihukum mati ini kontradiktif dengan upaya Polri mencegah kegaduhan.
Pasalnya jika Ferdy sambo dihukum mati, dia tidak mau tenggelam tanpa melakukan upaya apapun karena mempunyai banyak informasi.
"Ketika dihukum maksimal kemudian dan Sambo akan menyanyi," ucap Aiman Witjaksono menanggapi pernyataan Sugeng Teguh Santoso.
"Karena merasa tidak ditolong, dia punya peran yang sangat signifikan kepada institusi," jelas Sugeng Teguh Santoso.***

Share this article
Ketua IPW mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo punya peran signifikan di institusi Polri, gerakan bawah tanah diduga untuk mencegahnya bernyanyi.