Gonjang-ganjing! Martin Simanjuntak Bongkar Buku Hitam Ferdy Sambo: Itu Buku Dosa Orang-Orang yang...

Martin Simanjuntak Bongkar 'Buku Hitam' Ferdy Sambo
Martin Simanjuntak Bongkar 'Buku Hitam' Ferdy Sambo

AYOJAKARTA.COM--Kamaruddin Simanjuntak singgung soal 'Buku Hitam' yang selalu Ferdy Sambo bawa sepanjang mengikuti persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

'Buku Hitam' Ferdy Sambo tersebut dinilai menjadi jimatnya untuk meloloskan diri dari jeratan hukuman berat. Bahkan Ketua Kompolnas juga mewanti-wanti kepada penegak hukum agar tidak terbawa gerakan-gerakan upaya meloloskan diri tersebut.

Martin Lukas Simanjuntak menyebut 'Buku Hitam' Ferdy Sambo merupakan 'Buku Dosa' orang-orang yang berhutang budi padanya.

Baca Juga: Terpopuler! Misteri Buku Hitam Sambo, Jimat yang Selalu Dibawa dalam Sidang Hingga Kompolnas Wanti-wanti Ini

Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Uya Kuya Tv, dimana Martin Lukas Simanjuntak menyinggung soal isi 'Buku Hitam' Ferdy Sambo.

Beredarnya 'Buku Hitam' Ferdy Sambo yang kerap kali disebut sebagai jimatnya untuk meloloskan dari hukuman maksimal.

Diketahui 'Buku Hitam' tersebut sering dibawa Ferdy Sambo ketika mengikuti setiap persidangan dari awal penyidikan perkara kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

Baca Juga: Bagaimana Jika Ferdy Sambo Dihukum Mati? Ketua IPW: Perlawanan Kian Keras, Tak Hanya 2 Indikasi yang Dibongkar

Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa 'Buku Hitam' dipercaya sebagai jimat untuk meloloskan Ferdy Sambo dari hukuman maksimal.

"Jadi kalo misalnya bapak Menko Polhukam dan Kompolnas 'ada itu' saya yakin ada, karena Ferdy Sambo kan selalu membawa jimatnya kepada pengadilan yaitu 'Buku Hitam' nya," ujar Kamaruddin Simanjuntak.

"Artinya, kalo misalnya tuntutannya terlalu keras kepada dia dan istrinya, ya akan membuka 'Buku Hitam' itu, kan begitu," sambungnya.

Ketua Kompolnas Dedy Mamoto sempat mewanti-wanti adanya gerakan-gerakan yang dilakukan sebagai upaya Ferdy Sambo meloloskan diri dari hukuman mati atau meringankan hukumannya.

Baca Juga: Kenapa Ferdy Sambo Sulit Dihukum Mati? Pakar: Ada Kekuatan Pelindung dan 2 Indikasi yang Akan Dia Bongkar

"Pihak-pihak yang hutang Budi dengan dia, yang pernah ditolong, yang pernah kasusnya mungkin dilindungi, dan sebagainya," ungkap Dedy Mamoto.

"Ini semua tentunya ingin membalas kebaikan itu, oleh sebab itu, kemungkinan tidak hanya satu, mungkin ada jejaring yang dibangun khusus untuk itu, bagaimana meringankan atau memprioritaskan yang bersangkutan," lanjutnya.

Martin Lukas Simanjuntak selaku Kuasa Hukum pihak keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat lainnya, juga menyinggung isi 'Buku Hitam' itu yakni orang-orang yang berhutang budi kepada Ferdy Sambo.

Martin mengatakan bahwa Sambo mencatat prestasi bawahannya dan pelanggaran-pelanggaran yang sudah ditindak maupun belum.

Baca Juga: Kabar Bahagia! Akhirnya Mahfud MD Bantu Kebebasan Richard Eliezer, Datang ke Sidang dan Bawa Bukti, Benarkah?

"Pak FS (Ferdy Sambo) ini kan bagus ya karirnya, dan terakhir itu kan sebagai Kadiv Propam, tentunya selain mencatat prestasi bawahannya terdakwa Hendra Kurniawan," ungkap Martin Simanjuntak.

"Dia mencatat juga nih, apa-apa aja pelanggaran-pelanggaran yang sudah ditindak maupun yang belum ditindak," sambungnya.

Diketahui bahwa Ferdy Sambo juga pernah membongkar terkait kasus tambang emas yang mana pelakunya sudah ditangkap.

"Kemarin kan sudah ada satu tuh, yang sempat viral juga, yang videonya mengenai 'tambang emas', kan sudah ditangkap itu," ujar Martin Simanjuntak.

Baca Juga: Terpopuler! Akhir Bahagia, Richard Eliezer Bebas Hukuman karena Ronny Talapessy dan Hotman Paris? Cek Faktanya

"Saya pikir itu baru hanya opening saja dari FS bahwa memang itu kurang lebih salah satu contohnya kayak gitu," ujarnya.

Selain itu, diduga Ferdy Sambo juga mengetahui soal permasalahan internal kepolisian yang tidak diekspos.

"Yang lain kan, kemungkinan besar Pak Ferdy Sambo ya yang tau, apalagi kira-kira dosa-dosa ataupun permasalahan yang ada di internal kepolisian yang diketahui tapi tidak di ekspos," tutur Martin Simanjuntak.

Kuasa Hukum keluarga Brigadir Yosua ini mengatakan bahwa banyak yang berharap agar informasi itu tidak dibuka oleh Ferdy Sambo.

Baca Juga: Bocor! Sosok Brigjen yang Terlibat Gerakan Bawah Tanah Sambo Terbongkar, Martin Simanjuntak Sebut Inisialnya

"Kalo kita kaitkan hal tersebut, bahwa banyak yang memiliki harapan bahwa informasi itu jangan sampai dibuka," ujar Martin Simanjuntak.

Menurutnya, hal itu karena informasi tersebut memiliki nilai tawar, sehingga membuat orang-orang memiliki hutang secara materil maupun immateril.

"Informasi tersebut itukan berharga nilainya, sehingga memiliki nilai tawar, apa nilai tawar itu? Transaksi, apa transaksinya? Ya yang tau mungkin, ya yang buat transaksi," ungkap Martin Simanjuntak.

Baca Juga: Mantap! Jaksa Tolak Pledoi Putri Candrawathi, Singgung Dua Hal yang Kerap Bikin Geram di Persidangan

"Sehingga saya bilang, orang-orang yang memiliki hutang, baik secara materiil (berupa uang), atau immateriil (hal-hal yang tidak bisa diukur),"sambungnya.

Salah satu yang immateriil tersebut yakni 'Buku Hitam' atau Martin Simanjuntak menyebutnya dengan 'Buku Dosa' yang dimiliki oleh Ferdy Sambo.

Sehingga disebutkan bahwa orang yang mendukung Ferdy Sambo dalam gerakan bawah tanah itu merupakan orang-orang yang tercatat dalam 'Buku Dosa', dan mereka memiliki hutang budi kepada mantan Kadiv Propam Polri ini.

"Salah satunya yang tidak bisa diukur adalah buku dosa tersebut," jelas Martin Lukas Simanjuntak.

Baca Juga: Sukses! Gerakan Bawah Tanah Terhadap Vonis Ferdy Sambo Berhasil, Ketua IPW: Ada Potensi Jadi Angka

"Jadi sehingga orang yang mendukung FS, dalam gerakan bawah tanah, itu orang-orang yang memiliki hutang budi dalam bentuk, tidak disampaikannya informasi kesalahan yang bersangkutan, atau ketika melakukan tugas," ujarnya.

Jika Ferdy Sambo dihukum mati, ia tidak akan ada harapan hidup.

"Kalo saya lihat sih, ada benarnya juga yang disampaikan oleh Mas Sugeng Teguh Santoso dan juga bang Kamaruddin," ungkap Martin Simanjuntak.

"Ada ketakutan apabila pak FS itu divonis maksimal, maka kan sudah tidak ada lagi harapan hidup," lanjutnya.

Baca Juga: Ketua IPW Mengindikasi Jaksa Beri Peluang pada Hakim Untuk Ringankan Sambo: Gerakan Bawah Tanah Berhasil

Martin yakin bahwa jika Ferdy Sambo tidak ada harapan hidup karena divonis hukuman mati, maka ia akan membongkar semua informasi dalam 'Buku Dosa' tersebut.

"Ketika tidak ada harapan hidup, maka orang itu tidak akan pernah lagi memikirkan hal-hal yang lain," jelas Martin Simanjuntak.

"Ketika dia sudah terlepas dari beban pikiran dia dengan senang hati menyampaikan semuanya, jangan sampai terdakwa FS ketika divonis maksimal akan mengulangi yang serupa," sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# buku dosa
# seumur hidup
# buku hitam
# pembunuhan Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak
# Martin Simanjuntak
# Ferdy Sambo
# hukuman

News Update

Jakarta Barat

Warga Jakbar Siap-siap Tampung Air, Aliran PAM Jaya Berpotensi Mati Selama 6 Hari, Ini Wilayah yang Terdampak

Penghentian sementara aliran air PAM Jaya ini dilakukan karena adanya perawatan rutin pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota.

Metropolitan

Pramono Anung Perintahkan OPD Segera Perbaiki Lift JPO yang Rusak, Prioritaskan Lansia dan Penyandang Disabilitas

Instruksi ini disampaikan setelah Pramono menerima laporan bahwa lift di JPO kawasan Senayan tidak berfungsi selama berbulan-bulan.

Metropolitan

Pramono Anung Tindak Tegas Perusak Fasilitas Publik Jakarta: Tak Ada Kompromi, Bansos Bisa Dicabut!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang kedapatan mencuri maupun merusak fasilitas publik di ibu kota.

Jakarta Selatan

Soal Pembangunan Ulang JPO Tendean, Pramono Anung akan Bidik Dana CSR hingga KLB!

Pramono mengungkapkan bahwa saat ini anggaran untuk pembangunan ulang fasilitas JPO Tendean belum tersedia.

Jakarta Selatan

Viral Kasus Penemuan Penghuni Kos Tewas di Mampang Jaksel, Polisi Ungkap Penyebabnya!

Warga di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam kamar kosnya pada Selasa, 14 Juli 2026.

Jakarta Selatan

Terungkap Motif Ayah yang Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jaksel, Polisi: Tersinggung Soal Seragam

Polisi ungkap motif di balik aksi teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Prediksi Cuaca Kamis 16 Juli 2026, BMKG: DKI Jakarta Dominan Cerah Berawan Sepanjang Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Kamis, 16 Juli 2026.

Nasional

Amankan Swasembada Gula, Pemerintah Siapkan Skenario Cadangan untuk Bioetanol

Pemerintah pacu peningkatan rendemen tebu hulu demi gula murah dan pasokan bioetanol E10 pada 2027. Surplus gula dialihkan jadi BBM, namun industri minta hak pilih konsumen di SPBU tetap dijaga.

Sport

Info Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 di Alun-alun Pamulang

Nobar gratis semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina digelar di Alun-Alun Pamulang, Kamis (16/7) jam 02:00 WIB. Dilengkapi layar LED raksasa, pertunjukan musik, kuliner UMKM, dan game seru.

Nasional

Jasa Marga Geser Strategi Bisnis ke Value-Oriented, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan

Jasa Marga memperkuat transformasi bisnis berbasis nilai, meningkatkan layanan digital, konektivitas, dan pengalaman pengguna jalan.

Sport

Misi Jiplak Kejayaan Maradona, Argentina Lobi FIFA Demi Pakai Jersi Biru Navy Kontra Inggris

Langkah Argentina ke semifinal Piala Dunia 2026 kontra Inggris diiringi kontroversi sentimen "anak emas" FIFA. Muncul petisi 6 juta tanda tangan agar Messi cs didiskualifikasi akibat isu bias VAR.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Pastikan JPO Tendean akan Dibangun Kembali, tapi...

Gubernur Pramono Anung juga mengungkap kemungkinan besar jika pembangunan ulang JPO Tendean ini karena keterbatasan anggaran

Sport

Sentimen 'Anak Emas' FIFA Iringi Langkah Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Langkah Argentina ke semifinal Piala Dunia 2026 kontra Inggris diiringi kontroversi sentimen "anak emas" FIFA. Muncul petisi 6 juta tanda tangan agar Messi cs didiskualifikasi akibat isu bias VAR.

Jakarta Utara

Ganggu Kenyamanan Warga, Gunungan Sampah di TPS Rusun Waduk Pluit Ditargetkan Tuntas Dibersihkan dalam 10 Hari

Penanganan sampah dilakukan dengan mengerahkan tiga unit dump truck, satu unit alat berat, dan 10 personel.

Metropolitan

Pelanggan Transjakarta Simak! Halte Kebon Sirih Arah Kota akan Ditutup Sementara Mulai 17-20 Juli 2026, Ini Alternatifnya

Transjakarta mengumumkan Halte Kebon Sirih arah Kota ditutup sementara mulai 17 Juli 2026 pukul 22.00 WIB hingga 20 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

Bisnis

ANTAM Gandeng Bank Muamalat Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Emas Nasional

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) bersinergi dalam perdagangan emas fisik Logam Mulia ANTAM melalui jaringan kantor cabang maupun kanal digital

Teknologi

Dibandrol Harga Rp29 Jutaan, Lenovo IdeaPad Pro 5 14AGP11 Disebut Jadi Standar Baru Laptop Profesional

Lenovo IdeaPad Pro 5 Rp29.499.000 ditenagai Ryzen AI 7 450, RAM 32GB, dan SSD 1TB. Laptop bodi militer 1,43 kg ini bawa layar OLED 2,8K 120Hz, baterai awet 17 jam lebih, serta garansi premium dengan A

Jakarta Selatan

Evakuasi JPO Tendean yang Ditabrak Truk Rampung, Dinas Bina Marga DKI: Pembangunan Kembali Segera Dikaji

Proses evakuasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Jakarta Selatan, yang mengalami kerusakan parah akibat dihantam truk pengangkut alat berat akhirnya dinyatakan selesai sepenuhnya.

Teknologi

HUAWEI MatePad Pro Max, Tablet Flagship Paling Tipis dengan Fitur AI Canggih

HUAWEI MatePad Pro Max rilis sebagai tablet flagship 4,7 mm tertipis. Berlayar OLED PaperMatte 13,2 inci 144Hz, chip Kirin T93 Pro, baterai 10.400 mAh, serta bonus Glide Keyboard dan M-Pencil Pro.

Nasional

Gunakan Subsidi Dana BPDB, Prabowo Instruksikan Harga Khusus BBM bagi Pengusaha Nelayan Kapal 30-200 KT!

Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menginstruksi harga khusus bahan bakar minyak (BBM) bagi pengusaha nelayan.