Irma Hutabarat-Martin Simanjuntak Kompak Bongkar 3 Kebohongan Besar Mahfud MD dalam Kasus Ferdy Sambo: Gak Masuk Akal!

Irma Hutabarat-Martin Simanjuntak Kompak Bongkar 3 Kebohongan Besar Mahfud MD dalam Kasus Ferdy Sambo: Gak Masuk Akal!
Irma Hutabarat-Martin Simanjuntak Kompak Bongkar 3 Kebohongan Besar Mahfud MD dalam Kasus Ferdy Sambo: Gak Masuk Akal!

AYOJAKARTA.COM – Irma Hutabarat dan Martin Simanjuntak kompak membongkar kebohongan Mahfud MD soal kasus Ferdy Sambo yang menembak Brigadir J.

Melalui tayangan YouTube Irma Hutabarat – HORAS INANG pada (30/1/24), Irma Hutabarat dan Martin Simanjuntak menyanggah pernyataan Mahfud MD yang dianggap ngarang.

Aktivis tersebut kemudian menunjukkan rekaman video saat Mahfud MD menyampaikan pernyataan yang isinya kebohongan soal kasus Ferdy Sambo.

Baca Juga: Komandan Pemilih Muda TKN Sebut Kontroversi Gibran Rakabuming Raka Adalah Dinamika Jaman Now

“Video ini saya dapet dari Bang Martin Simanjuntak dan ini jelas disebut nama saya makanya saya duduk di sini baru datang dari Dapil dan duduk bersama-sama untuk meluruskan,” ujar Irma.

Kemudian dalam video yang ditunjukkan oleh Irma Hutabarat tersebut tampak Mahfud MD yang memberikan pernyataan bahwa ia didatangi Kamaruddin dan Irma Hutabarat serta keluarga Yosua sambil menangis-nangis.

Gara-gara video tersebut, Irma mengatakan jika dirinya sampai dimintai keterangan apakah benar yang disampaikan oleh Mahfud tersebut.

“Sampai Pak Tua tuh nanya ke saya, Inang pernah nangis, Inang pernah dateng? Saya bilang lah kan saya datengnya sama abang Martin sama Ibu Yulia sama banyak banget ada Opung Nelson lalu ada juga Yohanes Raharjo jadi kita tuh dateng berombongan pada waktu itu dan itu datangnya coba diklarifikasi dulu Pak Wo,” ungkap Irma.

Dari situlah Irma Hutabarat menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Mahfud MD dalam video tersebut ada 3 kebohongan besar.

“Karena satu, yang dikatakan Pak Mahfud itu adalah bohong, dua Mahfud ngarang soal waktu, tiga tidak ada kedatangan saya bersama Kamaruddin Simanjuntak, dan keluarga Yosua menangis-nangis di depannya lalu juga soal menyatakan bahwa kami tidak percaya soal pembunuhan itu gak masuk akal,” tegas Irma Hutabarat dengan nada sedikit jengkel.

Irma Hutabarat lantas menjelaskan kapan dirinya datang menemui Mahfud MD hingga menyinggung apakah Mahfud lupa atau sengaja mengambil momen untuk menunjukkan jika dirinya punya andil besar dalam kasus Yosua kala itu.

Baca Juga: Rezeki Awal Februari! Bantuan BPNT Rp200 Ribu Sudah Fix Cair Duluan Lewat 2 Bank Ini, Wilayah Anda Termasuk?

“Karena kami datang itu tanggal 1 Februari 2023 ya kan, coba Pak Wo melihatnya dari sisi apakah ini ada kekacauan dalam memori atau juga saya bilang bisa jadi mungkin ingin mengambil kredit bahwa sebetulnya yang teriak-teriak soal Yosua itu adalah Mahfud MD dan itu adalah bohong besar,” jelas Irma Hutabarat.

Senada dengan Irma Hutabarat, pengacara Martin Simanjuntak juga mengaku kecewa dengan pernyataan Mahfud yang jelas-jelas bohong tersebut.

“Saya sebenarnya juga apa ya sangat menyayangkan ya mungkin Pak Mahfud itu sebenarnya mau menghibur relawan ya karena kalau di video itu ada kata-kata sebelum Pak Mahfud berbicara tuh, oh ini Pak Mahfud MD orang yang paling berjasa dalam kasus Yosua,” ujar Martin Simanjuntak.

Martin Simanjuntak kemudian melanjutkan, “Kalau itu kan interpretative kan ya, ada orang yang menganggap demikian ya silakan tapi setau saya ya Pak Mahfud itu hanya mengawal sesuai dengan instruksi presiden yang 4 kali ngomong agar kasus itu dibuka seterang-terangnya.”

Selanjutnya, Martin Simanjuntak menunjukkan bukti terkait pertemuan yang dimaksud oleh Mahfud kala itu.

Baca Juga: Jokowi Bocorkan Pertemuannya dengan Mahfud MD: Nanti Sore Mungkin Ketemu, Soal Pengunduran Diri?

Tak hanya itu saja, Martin juga menjelaskan siapa saja yang kala itu datang menemui Mahfud, dan tidak ada keluarga Yosua sama sekali apalagi drama tangis-tangisan.

“Nah nanti, mungkin Gibran bisa perlihatkan juga pertemuan yang dimaksud itu adalah pertemuan ini ni (menunjukkan foto) di Instagram saya masih ada, ini ada di bawahnya 1 Februari 2023, ini ada Pak Fredy Wijaya ada Bu Rina Lauwy, ada Pak Nelson Simanjuntak, ada Kamaruddin Simanjuntak, ada Prof Mahfud, ada inang Irma, ada saya, ada Bu Yulia dan Bang Mikael,” terang Martin.

“Di sini gak ada keluarga Yosua temen-temen, dan tidak ada tangis-tangisan di sini yang ada kita berdiskusi santai membahas terkait permasalah-permasalahan hukum yang menimpa orang-orang di dalam sini ya,” imbuhnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kebohongan Besar
# Irma Hutabarat
# Brigadir J
# Martin Simanjuntak
# Ferdy Sambo
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).