Penghapusan IPA, IPS di SMA, Siswa Dapat Eksplorasi Minat Tanpa Terbatas pada Jurusan? Ini Urgensinya

Perubahan signifikan dalam Kurikulum Merdeka adalah penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA.
Perubahan signifikan dalam Kurikulum Merdeka adalah penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA.

AYOJAKARTA.COM -- Penghapusan jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA menjadi persoalan serius yang terus dibahas.

Berikut terdapat informasi data terkait urgensi penghapusan jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA.

Kurikulum Merdeka, yang diterapkan sejak 2021, menawarkan pendekatan pendidikan yang lebih fleksibel.

Baca Juga: Penghapusan Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA Mulai 2024: Infrastruktur dan Kesiapan Guru Jadi Sorotan Utama

Kurikulum Merdeka lebih fokus pada materi esensial serta pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.

Tujuan utamanya adalah membuat basis pengetahuan siswa lebih relevan untuk rencana studi lanjutan dan karir mereka.

Menurut Badan Standar Nasional Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSK) Kemendikbud Ristek, kurikulum ini sudah diterapkan secara bertahap sejak tahun 2021.

Baca Juga: Dede Yusuf Sebut Penghapusan Jurusan SMA Jadi Sebuah Masalah dan Terkesan Memaksa, Ini Alasannya

Pada tahun ajaran 2022, sekitar 50 persen satuan pendidikan telah mengadopsi Kurikulum Merdeka.

Pada tahun ajaran 2024, tingkat penerapan kurikulum ini telah mencapai 90-95 persen untuk SD, SMA, dan SMK.

Perubahan signifikan dalam Kurikulum Merdeka adalah penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA.

Baca Juga: Penghapusan Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA Mulai Dilakukan Secara Bertahap, Ini Dampaknya untuk Guru

Dengan kurikulum ini, siswa di kelas 11 dan 12 dapat memilih mata pelajaran secara lebih fleksibel sesuai dengan minat, bakat, kemampuan, serta aspirasi studi lanjut atau karir mereka.

Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan pengkotak-kotakan yang selama ini membatasi pilihan siswa.

Sebelumnya, banyak siswa memilih jurusan IPA bukan karena minat, tetapi karena dianggap memiliki peluang lebih baik dalam melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi atau karir internasional.

Kurikulum Merdeka mendorong siswa untuk melakukan eksplorasi dan refleksi mendalam terhadap minat dan bakat mereka.

Dengan menghapus pembagian jurusan, siswa memiliki kesempatan untuk mengambil mata pelajaran pilihan yang lebih sesuai dengan rencana masa depan mereka.

Baca Juga: Ini Alasan Kemendikbud Ristek Terapkan Penghapusan Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA

Ini diharapkan dapat membuka ruang bagi siswa untuk berkarya dan berkarir lebih luas, tanpa terikat pada batasan jurusan yang telah ada sebelumnya.

Dengan penerapan Kurikulum Merdeka, diharapkan sistem pendidikan Indonesia akan lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan siswa, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# penghapusan
# Bahasa
# Kurikulum Merdeka
# SMA
# Jurusan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.