AYOJAKARTA.COM -- Sekolah Kedinasan tahun 2024 sudah dibuka pendaftaran tanggal 15 Mei 2024
PKN STAN, IPDN, dan tujuh sekolah kedinasan lainnya bisa didaftar untuk lulusan SMA, SMK Sederajat tahun kelulusan 2024 dan gap year tahun 2022 dan 2023.
Bagi yang berminat mendaftar sekolah kedinasan tahun 2024 maka dapat melakukan pendaftaran resmi di laman https://dikdin.bkn.go.id dan portal sekdin masing-masing.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah resmi mengumumkan terkait pembukaan sekolah kedinasan untuk tahun akademik 2024/2025.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas mengumumkan total kuota penerimaan calon mahasiswa/praja/taruna baru Sekolah Kedinasan tahun 2024 sebanyak 3.445 kursi.
Sebagai informasi, sekolah kedinasan merupakan salah satu unit pendidikan setara perguruan tinggi yang menjadi tujuan peminatan bagi lulusan SMA, SMK, Sederajat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Sekolah kedinasan memang memiliki tingkat persaingan dan keketatan yang tinggi.
Hingga hari ini, terpantau sudah 73.148 pelamar sekolah kedinasan berdasarkan update data terbaru tanggal 8 Juni 2024, dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @aymangayu pada hari Minggu, 9 Juni 2024.
Baca Juga: Semakin Ketat! Jumlah Pendaftar Sekolah Kedinasan 2024, IPDN Tembus 17.000 Orang!
Banyak yang berminat untuk bisa masuk sekolah kedinasan tahun 2024 karena jenjang karir lulusan yang bisa didapatkan setelah lulus nantinya.
Lulusan Sekolah Kedinasan berkesempatan luas untuk berkarir di Kementerian, Lembaga Pemerintahan hingga menjadi Aparatur Sipil Negara.
Lalu berapa kuota penerimaan masing-masing sekolah kedinasan untuk tahun akademik 2024/2025?
Berikut rinciannya.
- PKN STAN: 722 kuota
- IPDN: 721 kuota
- Polstat STIS: 355 kuota
- Poltek SSN: 105 kuota
- STIN: 400 kuota
- Sekdin Kemenkumham Poltekip: 200 kuota
- Sekdin Kemenkumham Poltekim: 200 kuota
- Sekdin Kemenhub: 622 kuota
- STMKG: 120 kuota
Pendaftaran Sekolah Kedinasan akan ditutup tanggal 13 Juni 2024.
Bagi yang belum mendaftar Sekolah Kedinasan tahun 2024 bisa melihat peluang kelolosan dari tingkat keketatan masing-masing sekdin.
Sekolah kedinasan Kemenhub menjadi sekdin dengan jumlah pelamar yang tidak sebanyak yang lainnya seperti PKN STAN atau IPDN karena memang pendaftaran dibagi untuk 15 kampus di masing-masing daerah.
Berikut 10 Sekolah Kedinasan dengan tingkat keketatan terendah tahun 2024.
1. Poltekpel Surabaya
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 735 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 81 kursi
Rasio keketatan: 1:9
2. Poltrans SDP Palembang
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 652 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 23 kursi
Rasio keketatan: 1:28
3. Poltrada Bali
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 485 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 22 kursi
Rasio keketatan: 1:22
4. PIP Makassar
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 380 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 28 kursi
Rasio keketatan: 1:14
Baca Juga: Anak IPS Merapat! Berikut Kuota Formasi Sekolah Kedinasan Kemenhub 2024 Untuk Kalian
5. Poltekbang Surabaya
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 90 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 45 kursi
Rasio keketatan: 1:2
6. Poltekbang Palembang
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 61 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 4 kursi
Rasio keketatan: 1:15
7. Poltekbang Medan
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 37 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 2 kursi
Rasio keketatan: 1:18
8. Poltekbang Makassar
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 21 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 1 kursi
Rasio keketatan: 1:21
Baca Juga: Kamu Lulusan SMA Jurusan IPS? 14 Sekolah Kedinasan Ini Bisa Jadi Pilihan Kamu!
9. Poltekbang Jayapura
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 14 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 3 kursi
Rasio keketatan: 1:4
10. Poltekpel Sorong
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 5 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 3 kursi
Rasio keketatan: 1:2

Share this article
PKN STAN, IPDN, dan tujuh sekolah kedinasan lainnya bisa didaftar untuk lulusan SMA, SMK Sederajat tahun kelulusan 2024 dan gap year.