AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diestimasikan akan dibuka di bulan Maret 2024.
Berkuliah di IPDN menjadi daya tarik tersendiri bagi lulusan SMA, SMK, Sederajat yang memiliki impian setelah lulus nanti dapat bekerja sebagai PNS di instansi pemerintahan.
Mengacu pada tahun 2023, estimasi kuota penerimaan mahasiswa IPDN dari total 37, Provinsi di Indonesia sebanyak 534 tahun.
Baca Juga: Dibuka Tahun Ini! Pahami Perbedaan IPDN dan PKN STAN Sebelum Kamu Mendaftar!
IPdN merupakan salah satu sekolah kedinasan terbaik di Indonesia yang kembali membuka pendaftaran calon mahasiswa baru untuk tahun akademik 2024/2025.
Sebagai informasi, Sekolah Kedinasan merupakan perguruan tinggi negeri yang memiliki ikatan dinas dengan berbagai lembaga pemerintahan sebagai penyelenggara pendidikan.
Sekolah kedinasan memiliki spesifikasi bidang yang dimiliki, antara lain ekonomi dan keuangan, pemerintahan, kesehatan, keamanan, dan sebagainya.
Baca Juga: Perbedaan Persyaratan Umum Sekolah Kedinasan di IPDN dan PKN STAN
Bidang sekolah kedinasan menyesuaikan dengan di lembaga pemerintahan yang menaungi masing-masing sekolah kedinasan.
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan sekolah kedinasan di bidang pemerintahan yang memiliki jumlah pendaftar terbanyak kedua di bawah PKN STAN.
Untuk penerimaan mahasiswa baru IPDN tahun 2023, Tercatat jumlah pendaftar mencapai sekitar 25.105 orang dengan kuota diterima berjumlah 1.230 orang.
Baca Juga: Lengkap! Biaya Seleksi 8 Sekolah Kedinasan Semua Instansi: STAN, STIN, IPDN hingga Sekdin Kemenhub
IPDN merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), yang menyelenggarakan pendidikan tinggi kepamongprajaan dan menyiapkan kader pemerintahan dalam negeri di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Kampus utama IPDN beralamat di Jl. Ir. Soekarno Km. 20, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, , Sumedang, Jawa Barat.
Kampus cabang lainnya tersebar di beberapa daerah, antara lain Jakarta, Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua.
Program studi di IPDN, sebagai berikut:
- Program Sarjana Terapan
Fakultas Politik Pemerintahan, dengan program studi Politik Indonesia Terapan, Studi Kebijakan Publik dan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat.
Fakultas Manajemen Pemerintahan, dengan program studi Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik, Keuangan Publik, Administrasi Pemerintahan Daerah, dan Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan.
Baca Juga: Nilai Rata-rata Rapor Masuk STAN VS IPDN 2024, Mana Lebih Rendah? Referensi Lolos Sekolah Kedinasan
Fakultas Perlindungan Masyarakat, dengan program studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik, Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Praktik Perpolisian dan Tata Pamong.
- Program Sekolah Pascasarjana, terdiri dari Magister Terapan Studi Pemerintahan, Doktor Ilmu Pemerintahan dan Program Profesi.
- Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan (PPPKp).
Untuk penerimaan calon mahasiswa baru IPDN tahun 2024 memang belum diinformasikan secara resmi, akan tetapi jika mengacu pada penerimaan di tahun 2023, berikut estimasi kuota penerimaan camaba IPDN tiap Provinsi dikutip dari unggahan Instagram @aymangayu.
Baca Juga: Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat Lengkap Masuk IPDN 2024 Mulai dari Tinggi Badan hingga Batas Usia
- Aceh sebanyak 23 orang
- Sumatera Utara sebanyak 33 orang
- Sumatera Barat sebanyak 19 orang
- Riau sebanyak 12 orang
- Kepulauan Riau sebanyak 7 orang
- Jambi sebanyak 11 orang
- Sumatera Selatan sebanyak 17 orang
- Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 7 orang
- Bengkulu sebanyak 10 orang
- Lampung sebanyak 10 orang
- DKI Jakarta sebanyak 6 orang
- Jawa Barat sebanyak 27 orang
- Banten sebanyak 8 orang
- Jawa Tengah sebanyak sebanyak 35 orang
- DI Yogyakarta sebanyak sebanyak 5 orang
- Jawa Timur sebanyak 38 orang
- Kalimantan Barat sebanyak 14 orang
- Kalimantan Tengah sebanyak 14 orang
- Kalimantan Timur sebanyak 10 orang
- Kalimantan Selatan sebanyak 13 orang
- Kalimantan Utara sebanyak 10 orang
- Bali sebanyak 9 orang
- Nusa Tenggara Timur sebanyak 10 orang
- Nusa Tenggara Barat sebanyak 22 orang
- Sulawesi Selatan sebanyak 24 orang
- Sulawesi Tengah sebanyak 13 orang
- Sulawesi Utara sebanyak 5 orang
- Gorontalo sebanyak 6 orang
- Sulawesi Tenggara sebanyak 17 orang
- Sulawesi Barat sebanyak 6 orang
- Maluku sebanyak 11 orang
- Papua Pegunungan sebanyak 11 orang
- Papua Selatan sebanyak 7 orang
- Papua Barat Daya sebanyak 9 orang
- Papua Barat sebanyak 11 orang
- Papua Tengah sebanyak 11 orang
- Papua sebanyak 13 orang
Baca Juga: Catat Sekarang Juga! Syarat Nilai Rapor dan Ijazah Masuk Sekolah Kedinasan, IPDN dan PKN STAN Ada!
Lalu apa saja persyaratan pendaftaran IPDN 2024?
Berikut persyaratan pendaftaran IPDN 2024.
1. WNI usia 16-21 tahun per 1 Januari 2024
2. Berijazah SMA dan MA termasuk lulusan Paket C (SMK tidak dapat mendaftar).
3. Memiliki nilai rata-rata rapor SMA atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk Paket C lulusan Tahun 2022-2024 minimal 70,00.
4. Khususnya untuk pendaftar wilayah Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya, nilai rata-rata rapor minimal 65,00
5. Wajib berdomisili minimal satu tahun pada mendaftar.
6. Surat Keterangan Lulus untuk kelas XII bagi calon lulusan tahun 2024.
7. Memiliki tinggi badan dan berat badan proposional, untuk pria TB 160 cm sedangkan wanita 155 cm.
Baca Juga: Catat! Nilai Aman Tes Kebugaran untuk Masuk IPDN, Dijamin Lolos!
8. Tidak menggunakan kaca mata atau lensa kontak.
9. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba.
10. Bagi pria tidak bertato/bekas tato atau tidak bertindik/bekas tindik.
11. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato atau tidak bertindik/bekas tindik kecuali di telinga.
12. Belum pernah menikah dan tidak menikah selama masa pendidikan perkuliahan
Untuk pendaftaran resmi Seleksi Penerimaan Calon Pamong Praja (SPCP) IPDN 2024 dapat mengakses link resmi https://spcp.ipdn.ac.id/. ***

Share this article
Di tahun lalu, estimasi kuota penerimaan mahasiswa IPDN dari total 37, Provinsi di Indonesia sebanyak 534 tahun.