AYOJAKARTA.COM - Salah satu faktor penentu besaran uang kuliah tunggal (UKT) adalah pekerjaan orang tua.
Hal ini sering menjadi permasalahan bagi orang tua yang bekerja di institusi pemerintah seperti TNI, Polri, atau ASN, termasuk BUMN.
Namun, ada beberapa pekerjaan orang tua yang bisa menurunkan UKT menurut akun TikTok @bolehtaunamakamu.
Meskipun hal ini tidak dijamin karena faktor-faktor lain juga berperan, pekerjaan-pekerjaan ini dapat bermanfaat.
Berikut tiga pekerjaan orang tua yang dapat menurunkan nilai UKT:
1. Wiraswasta
Istilah “wiraswasta” cukup luas. Ini dapat mencakup CEO perusahaan besar, pemilik usaha kecil, atau bahkan seseorang yang menjalankan kopi starling.
Semua ini dikategorikan sebagai wiraswasta, dan pendapatan terkadang diremehkan.
2. Buruh
Kategori ini mencakup semua jenis buruh seperti buruh tani, buruh pabrik, dan lain-lain.
Sekadar menyatakan bahwa orang tua adalah seorang buruh, tanpa menjelaskan secara spesifik peran mereka, seringkali sudah cukup untuk menurunkan biaya UKT secara signifikan.
3. Penghasilan tidak Tetap
Ini mencakup berbagai situasi seperti tidak memiliki penghasilan tetap, menganggur, atau tidak mampu bekerja.
Bahkan para pensiunan pun dapat dianggap menganggur, kecuali pensiunan pegawai negeri sipil, yang diperlakukan sama dengan mereka yang masih bekerja di pemerintahan.
Memahami kategori-kategori ini dapat membantu dalam mengelola biaya UKT secara efektif.***

Share this article
Tidak perlu resah, ada kabar bahwa jenis pekerjaan orang yang bisa menurunkan UKT sudah disebutkan, segera cek