IPK Kamu di bawah 3? Deretan Beasiswa Luar Negeri Ini Siap Menampung Mahasiswa yang Memiliki IPK di Bawah 3

Nah, bagi kamu mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri menggunakan beasiswa tak perlu khawatir.
Nah, bagi kamu mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri menggunakan beasiswa tak perlu khawatir.

AYOJAKARTA.COM -- Kamu mahasiswa dengan IPK di bawah 3 dan berniat untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri? Ada tidak sih beasiswa untuk mahasiswa dengan IPK di bawah 3? Yuk cari tahu di sini.

IPK merupakan Indek Prestasi Akademik yang mencerminkan rata-rata prestasi akademik seorang mahasiswa selama menunaikan masa studi di universitas.

Selain sebagai cerminan prestasi akademik mahasiswa, IPK juga terkadang menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan beasiswa.

Beberapa beasiswa menggunakan IPK dengan batas minimum tertentu bagi mahasiswa yang ingin mendaftarnya dan biasanya batas minimum yang ditentukan berada di angka 3 ke atas.

Lantas, bagaimana dengan mahasiswa yang memiliki IPK 3 ke bawah namun ingin melanjutkan pendidikan menggunakan beasiswa?

Nah, bagi kamu mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri menggunakan beasiswa tak perlu khawatir.

Baca Juga: Demi Pulihkan Nama Baik Mantan Terpidana Kasus Vina Cirebon, Akankah Sidang PK Saka Tatal Diterima?

Psalahnya, beberapa beasiswa berikut ini bisa kamu lamar meskipun IPK yang kamu miliki di bawah 3.

Apa saja sih deretan beasiswa luar negeri yang bisa kamu lamar meski IPK di bawah 3?

Dikutip dari akun Instagram @flip.education, berikut ini beasiswa yang bisa kamu lamar meskipun IPK kamu di bawah 3.

1. MAECI Italia

Beasiswa pertama yang bisa kamu lamar meskipun IPK kamu dibawah 3 yaitu MAECI Italia.

Ini merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Italia kepada mahasiswa yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan S2 dan S3.

Dan kabar gembiranya lagi, beasiswa ini tidak mensyaratkan IPK tertentu bagi mahasiswa yang ingin mendaftar.

Adapun jurusan kuliah yang bisa kamu pilih yaitu, Seni dan Desain, Hukum, Kedokteran, Ekonomi, Pertanian dan Kehutanan, Sains serta Teknik.

2. New Zealand Scholarship (NZS)

Beasiswa kedua yang bisa kamu lamar meskipun IPK kamu dibawah 3 yaitu New Zealand Scholarship (NZS).

Ini merupakan beasiswa yang memiliki tujuan untuk membentuk calon pemimpin yang berkualitas dari Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan (MFAT) Selandia Baru.

Selain itu, beasiswa ini juga terbuka bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3.

Bagi kamu yang memiliki IPK di bawah 3 bisa langsung mendaftar karena tidak ada syarat IPK tertentu.

3. Global Korea Scholarship (GKS).

Beasiswa selanjutnya yang bisa kamu lamar meskipun IPK berada dibawah 3 yaitu Global Korea Scholarship (GKS).

Ini merupakan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang S1, S2 dan S3.

Meskipun IPK kamu di bawah 3, namun ada batas IPK bagi mahasiswa yang ingin mendaftar. Syarat IPK minimum yang perlu diraih oleh mahasiswa yaitu 2,64.

Baca Juga: Kuasa Hukum Saka Tatal Siapkan Bukti Baru di Kasus Vina Jelang Sidang PK, Ada 200 Dokumen yang Akan Diserahkan

4. Australian Award Scholarship (AAS)

Salah satu beasiswa yang kamu bisa lamar meskipun IPK berada di bawah 3 yaitu Australian Award Scholarship (AAS).

Beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Australia ini ditujukan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang S2 dan S3 di Australia.

Pemilik IPK di bawah 3 tentu saja masih bisa ikut mendaftar beasiswa ini.

5. France Excellence

France Excellence menjadi salah satu beasiswa yang bisa menerima mahasiswa dengan IPK di bawah 3 dan ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Ini merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tingkat Master M1 ataupun M2 di Perancis.

Itulah tadi informasi mengenai 5 beasiswa yang bisa kamu lamar meskipun IPK di bawah 3.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# IPK
# Pendidikan
# Beasiswa
# mahasiswa

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.