Obat Batuk Sirup Menyebabkan Gagal Ginjal? Dokter Richard Ungkap Cara Mengatasinya Apabila Terlanjur Minum

Ilustrasi obat sirup.

Ilustrasi obat sirup.

AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan berita yang menyatakan bahwa ada puluhan anak yang terkena gagal ginjal di Afrika setelah mengonsumi obat batu sirup.

Beredar pula informasi yang menyatakan bahwa ada ratusan anak di Indonesia yang menderita gagal ginjal, walaupun tidak diketahui penyebabnya.

Atas dasar hal tersebut, Kemenkes pun melakukan tindakan untuk menyetop sementara peredaran obat sirup di apotek seluruh Indonesia.

Baca Juga: Etilen Glikol Punya Sifat Beracun, Kandungan Obat Sirup Berbahaya: Jadi Pemicu Penyakit Gagal Ginjal Pada Anak

Diduga bahwa obat batuk sirup yang menjadi penyebab gagal ginjal pada puluhan anak di Afrika mengandung zat Etilen Glikol dan Dietil Glikol.

Dicurigai bahwa paparan zat tersebut lah yang menjadi asal mula gagal ginjal terjadi pada anak.

Berkaitan dengan hal ini, Dokter Richard Lee pun memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi.

Tak hanya itu saja, Dokter Richard juga menjelaskan tentang cara mengatasi apabila anak sudah terlanjur minum obat tersebut.

Baca Juga: BPOM: Daftar Sementara Obat Sirup yang Mengandung Cemaran Etilen Glikol Melebihi Ambang Batas Aman

Ia menjelaskan bahwa Etilen Glikol dan Dietil Glikol sebenarnya bukan bagian utama dari obat, melainkan berstatus sebagai zat pendamping.

“Etilen Glikol dan Dietilen Glikol sebenarnya adalah alkohol, alkohol pelarut,” ucap Dokter Richard melalui akun YouTube pribadinya, dikutip pada Ahad, 23 Oktober 2022.

“Jadi itu bukan obatnya, itu adalah zat pendamping untuk pelarutnya,” tambahnya.

Ia kemudian mengatakan bahwa Etilen Glikol dan Dietilen Glikol merupakan zat yang terbentuk dari empat pemanis obat.

Baca Juga: Kenapa Obat Sirup Diduga Sebabkan Gagal Ginjal dan Heboh di Indonesia? Ini Penjelasan dari dr. Richard Lee

“Di sini ada juga ngomong bahwa EG dan DEG merupakan hasil dari empat product, bisa dari Propilen Glikol, Polietil Glikol, Sorbitol, dan Gliseril, ” ujarnya.

“Ini pemanis obat yang buat sirup, bisa menyebabkan munculnya EG dan DEG,” tambahnya menjelaskan.

Dokter Richard kemudian menjelaskan bagaimana zat tersebut bisa mengakibatkan gagal ginjal ketika dikonsumsi.

“Kalo di ambang batas normal, di ginjal dapat menghasilkan asam oksalat. Kalo bereaksi dengan kalsium, akan menjadi kalsium oksalat,” katanya.

“Kalsium oksalat itu adalah batu ginjal, menyumbat di ginjal dan jadi gagal ginjal akut,” tambahnya.

Baca Juga: Total Ada 102 Merek Obat Sirup Anak yang Dilarang Beredar, Cek Daftarnya di Sini!

Ia kemudian memberikan pernyataan bahwa penggunaan Etilen Glikol dan Dietilen Glikol masih diperbolehkan di Indonesia.

“Sebenarnya diperbolehkan, tapi ada ambang batasnya. Boleh, asal tidak melebihi ambang batasnya,” kata Dokter Richard.

“Etilen Glikol dan Dietilen Glikol belum tentu dicurigai menyebabkan gagal ginjal akut,” tambahnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Dokter Richard kemudian mengatakan bahwa keputusan Kemenkes saat ini sangat tepat untuk menghentikan pengedaran dan mengetes terlebih dahulu.

Ia juga mengatakan bahwa nyawa satu anak sangat berharga, oleh karena itu ia mendukung tindakan pemerintah.

“Kalo saya liat Kemenkes mencari zona aman aja dulu, karena satu nyawa anak sangat berharga,” ujarnya.

Baca Juga: Tips Redakan Demam Anak Tanpa Harus Minum Obat Sirup, Para Ibu Jangan Panik!

“Saya support itu keputusan pemerintah dan organisasi, saya support untuk dicek dulu,” tambah Dokter Richard.

Kemudian, Dokter Richard kemudian menjelaskan tentang tindakan apa yang harus dilakukan ketika seorang anak sudah terlanjur meminum obat batuk sirup.

Ia pun memberikan penjelasan dengan mudah dan nadanya terkesan santai tanpa meremehkan.

“Kalo sudah terlanjur minum obat batuk sirup ini dan gapapa, yaudah gapapa,” ucapnya.

“Kalo udah minum obat batuk dan penurun panas sirup ini, ya berdoa aja sama tuhan,” kata Dokter Richard.

Baca Juga: Ditarik BPOM! Ini Daftar 5 Obat Sirup yang Tercemar Etilen Glikol, Diduga Penyebab Gagal Ginjal Akut

Dokter Richard mengatakan bahwa anak yang sudah terlanjur minum obat sirup hanya perlu minum air putih.

Selain itu, alangkah lebih baiknya apabila tidak mengonsumsi obat-obat tersebut terlebih dahulu sebelum ada keterangan dari BPOM, Kemenkes, dan IDI.

“Gampang caranya, banyak minum air aja. Itu akan detoktifikasi dari ginjal itu sendiri,” tuturnya.

“Banyak minum air dan jangan dikonsumsi terlebih dahulu sampai ada informasi lebih lanjut dari BPOM, Kemenkes, dan dari IDI,” pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.