AYOJAKARTA.COM– Dada sakit saat bernapas bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius.
Mulai dari gangguan pada paru-paru, jantung, hingga kondisi seperti infeksi saluran pernapasan dan gangguan pencernaan seperti GERD.
Gejala ini sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika disertai sesak napas, batuk berkepanjangan, atau rasa sakit yang menjalar ke bagian tubuh lain.
Mengapa Dada Sakit Saat Bernapas Bisa Terjadi?
Sensasi nyeri di dada saat menarik atau menghembuskan napas bisa dirasakan secara berbeda oleh setiap individu.
Beberapa orang merasakan nyeri saat menarik napas dalam, sementara yang lain mengeluhkan rasa tidak nyaman saat bernapas biasa. Tingkat keparahannya pun bervariasi, mulai dari ringan hingga parah.
Baca Juga: Waspada! Alergi Bulu Kucing Bisa Sebabkan Sesak Napas hingga Reaksi Parah, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya dengan Tepat
Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab dada sakit saat bernapas:
1. Infeksi pada Saluran Pernapasan atau Paru-paru
Penyakit infeksi seperti pneumonia, bronkitis, tuberkulosis, hingga infeksi akibat virus COVID-19 dapat menyebabkan nyeri dada, terutama saat menarik napas dalam.
Infeksi ini biasanya juga memicu gejala lain seperti demam, batuk, mual, dan napas pendek. Dalam beberapa kasus, dada sakit juga dirasakan saat batuk atau bersin.
2. Naiknya Asam Lambung (GERD)
Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit asam lambung dapat menyebabkan rasa terbakar di dada yang terasa saat bernapas atau setelah makan.
Nyeri ini sering kali terasa di bagian tengah dada dan kadang disertai mulut pahit, mual, serta kesulitan menelan.
Baca Juga: Benarkah Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair? Cek Fakta Saldo KKS dan Perubahan dari DTKS ke DTSEN
3. Serangan Panik atau Gangguan Kecemasan
Stres berlebihan atau gangguan psikologis seperti serangan panik juga dapat menimbulkan dada sakit saat bernapas.
Serangan panik biasanya terjadi tiba-tiba dan disertai gejala seperti jantung berdebar, gemetar, pusing, serta keringat dingin.
4. Masalah pada Paru-Paru
Beberapa kondisi paru-paru bisa memicu nyeri dada saat bernapas, terutama ketika mencoba mengambil napas dalam. Gangguan yang dimaksud antara lain:
- Asma
- Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
- Emfisema
- Emboli paru
Gejala-gejala tersebut kerap diiringi napas pendek, batuk, dan dalam kasus tertentu, nyeri yang terasa menusuk.
5. Cedera pada Dada
Trauma fisik pada area dada, seperti akibat kecelakaan atau benturan saat berolahraga, juga dapat menimbulkan rasa sakit saat bernapas. Cedera bisa berupa:
- Memar atau lecet
- Patah tulang rusuk
- Luka tusuk yang menembus rongga dada
Rasa nyeri biasanya semakin terasa saat batuk, tertawa, atau bahkan saat berbicara keras. Pada beberapa kasus, gejala bisa disertai batuk darah.
Baca Juga: Resmi dari Kemensos! Pencairan Bantuan PKH dan BPNT Tahap 2 Disalurkan di Minggu ke-3 Mei 2025 dengan Data Terbaru, Cek Penerimanya
6. Gangguan Jantung
Dada sakit saat bernapas juga bisa menjadi pertanda adanya masalah jantung, terutama jika nyeri terasa seperti ditekan beban berat di dada kiri.
Gejala tambahan yang perlu diwaspadai antara lain:
- Sesak napas saat beraktivitas
- Pusing atau mual
- Keringat dingin
- Rasa nyeri menjalar ke leher, rahang, bahu, atau lengan
- Penyakit jantung yang dapat menimbulkan gejala ini meliputi:
- Angina
- Gagal jantung
- Perikarditis (radang selaput jantung)
- Miokarditis (radang otot jantung)
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Meski tidak semua nyeri dada saat bernapas disebabkan oleh kondisi berbahaya, Anda harus segera mencari pertolongan medis jika:
- Nyeri muncul tiba-tiba dan semakin parah
- Disertai sesak napas atau pingsan
- Dada terasa seperti ditekan benda berat
- Nyeri menjalar ke bagian tubuh lain
Diagnosis dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius, terutama jika penyebabnya terkait jantung atau paru-paru.***

Share this article
Dada sakit saat bernapas bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius,cek gejala lengkap di sini