AYOJAKARTA.COM -- Sushi dan sashimi adalah dua hidangan Jepang yang populer terutama di Kalangan generasi Z atau gen Z.
Sushi sashimi dihidangkan dengan irisan tipis ikan atau daging mentah segar tanpa nasi, yang menonjolkan kesegaran bahan dasarnya dan biasanya disajikan dengan kecap asin, wasabi, dan jahe parut.
Sushi dan sashimi sama-sama dianggap sehat karena kaya akan protein berkualitas tinggi dan asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung, otak, dan menjaga berat badan ideal.
Baca Juga: Banyak Manfaat! Konsumsi Pisang Sebelum Tidur Bisa Membawa Dampak Tenang, Kok Bisa? Begini...
Namun, tak banyak orang tahu ternyata sushi sashimi ini mengandung cacing parasit. Mitos atau Fakta?
Simak penjelasan dari Spesialis Gizi Klinik, Dr. Marya W.Haryono mengenai risiko dan cara aman menikmati sushi tanpa khawatir terinfeksi parasit.
Mitos atau Fakta?
Sushi selalu cacing parasit memang ada benarnya, tetapi faktanya risiko tersebut bisa diminimalkan dengan prosedur penanganan yang tepat.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu! Ternyata Teh Hitam Lokal Banyak Manfaat bagi Kesehatan Dibandingkan Teh Hijau
Sushi yang menggunakan ikan mentah berpotensi mengandung larva cacing anisakis, parasit yang bisa menyebabkan anisakiasis jika tertelan.
Namun kasus infeksi ini jarang terjadi dan biasanya bisa dicegah dengan pembekuan ikan sebelum disajikan.
Restoran sushi yang baik umumnya membekukan ikan selama minimal 15 jam untuk membunuh parasit, sehingga aman dikonsumsi.
Baca Juga: Bisa Dilakukan di Rumah! 2 Cara Ajaib Menurunkan Tekanan Darah dalam 5 Menit Tanpa Obat
Meski demikian, konsumsi ikan mentah tetap memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan ikan yang dimasak matang.
Sehingga penting memilih tempat makan yang terpercaya dan memperhatikan kebersihan serta kualitas bahan.***
Share this article
Sushi dan sashimi adalah dua hidangan Jepang yang populer terutama di Kalangan generasi Z atau gen Z.