TEBET, AYOJAKARTA – Salah satu cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di PON XX Papua yaitu taekwondo telah usai. Dari cabang ini, kontingen DKI Jakarta berhasil meraih tiga medali emas, satu perak, dan enam medali perunggu.
Wakil Ketua Umum 4 KONI DKI Jakarta Mas'ud Saleh mengatakan, meski tidak berhasil meraih gelar Juara Umum, prestasi yang sudah dicapai atlet-atlet DKI dari cabor taekwondo sangat membanggakan.
"Pencapaian perolehan medali emas ini minimal sudah sesuai target," ujarnya saat melakukan penyambutan 26 orang atlet, pelatih dan manager Kontingen Taekwondo DKI, di Terminal Kedatangan Domestik, Bandara Soekarno-Hatta, seperti dilansir dari beritajakarta.id, Kamis 7 Oktober 2021.
Manager Tim Taekwondo Provinsi DKI Jakarta di PON XX, Junaidi Tanjung mengatakan, medali emas berhasil diraih oleh Muhammad Bassam di nomor Kyorugi Kelas 58 Kilogram Putra, Thoriq Muhammad Hafidz di Kelas Under 63 Kilogram Putra, dan Permata Cinta Nadya di Kelas Under 67 Kilogram Putri.
"Alhamdulillah, kita bisa meraih tiga medali emas, satu perak dan enam perunggu. Sebagai manager saya merasa bangga dan mengapresiasi perjuangan para atlet," terangnya.
Junaidi mengungkap bahwa sesungguhnya Provinsi DKI Jakarta memiliki peluang untuk membawa pulang lebih banyak medali. Namun, kata dia, banyak faktor yang kemudian membuat atlet-atlet cabor Taekwondo DKI Jakarta merasa sangat dirugikan.
"Tetap, kami sangat menjunjung tinggi sportivitas. Untuk kendala dalam pelaksanaan PON XX cukup banyak, mulai dari suplai makanan yang kerap terlambat sehingga kami harus membeli di luar hingga kapasitas tempat menginap. Ini saya kira juga mempengaruhi psikologis anak-anak," bebernya.
Di kesempatan yang sama, atlet taekwondo DKI peraih medali emas Permata Cinta Nadya merasa sangat bangga dan bersyukur bisa meraih medali emas.
"Dalam penyelenggaraan PON XIX saya hanya berhasil meraih medali perunggu. Sangat senang, kali ini bisa menjadi juara, dapat medali emas," ungkapnya.
Dia meminta, atlet-atlet DKI Jakarta lainnya juga mampu mempersembahkan medali emas agar Jakarta bisa menjadi Juara Umum. Namun yang terpenting, Permata meminta agar teman-teman kontingennya dapat fokus dan bermain lepas tanpa beban.
Permata juga berharap agar semakin banyak anak-anak di Jakarta yang mau berlatih taekwondo. Selain bisa untuk berprestasi, kata dia, olahraga bela diri ini sangat berguna.
"Semoga taekwondo di DKI semakin banyak peminat dan terlahir atlet-atlet unggulan," tandasnya.

Share this article
ontingen DKI Jakarta berhasil meraih tiga medali emas, satu perak, dan enam medali perunggu, Medali Emas DKI Jakarta Cabor capai target