AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengungkap bahwa lima nahdliyin yang ikut serta dalam pertemuan dengan presiden Israel Isaac Herzog terancam mendapatkan sanksi.
Seperti diketahui, belakangan ini memang ramai diperbincangkan oleh masyarakat soal pertemuan antara lima nahdliyin dengan presiden Israel.
Atas pertemuan tersebut, tak sedikit pihak yang mengecam karena menilai pertemuan tersebut begitu sangat kontroversial.
Apalagi pertemuan antara kelima nahdliyin dengan presiden Israel ini terjadi di tengah situasi yang sangat tidak memungkinkan.
Di mana saat ini sedang marak-maraknya terjadi genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
Adapun kelima nahdliyin yang dimaksud, antara lain adalah Sukron Makmun, Zainul Maarif, Munawir Aziz, Nurul Bahrul Umum, dan Izza Annafisah Dania.
Kelima orang tersebut kabarnya merupakan kader dari sejumlah sayap organisasi PBNU.
Baca Juga: SELAMAT! Pengguna LPG 3 Kg Bisa dapat BLT Rp120.000 Per Bulan, Cek Penerima dan Cara Mendapatkannya
Umur mereka masih sangat muda dan bahkan dinilai Yahya Cholil Staquf tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang konstelasi peta.
Bahkan pengetahuan untuk memberi bantuan terhadap Palestina pun dianggap belum mumpuni.
Meski demikian, kelima nahdliyin tersebut kata Yahya Cholil Staquf tetap akan mendapatkan sanksi.
Terkait sanksi apa yang akan dijatuhkan, pria yang akrab disapa Gus Yahya itu akan menyerahkannya kepada lembaga masing-masing.
"Soal sanksi untuk kelima nahdliyin kita serahkan (ke lembaga masing-masing)," ungkap Yahya Cholil Staquf, seperti dikutip Ayojakarta.com dari YouTube NU Online pada Rabu, 17 Juli 2024.
"Nanti yang jelas dari PWNU DKI akan melakukan proses, termasuk juga dalam soal keterlibatan LPWNU DKI tadi akan diproses dan akan diberi sanksi," katanya melanjutkan.
Yahya Cholil Staquf juga memaparkan bahwa kelima nahdliyin tersebut masing-masing berasal dari lembaga yang berbeda.
Di antaranya adalah Sukron Makmun dari PWNU Banten, Zainul Maarif dari Unusia, dan Munawir Aziz dari Sekum PP Pagar Nusa.
Baca Juga: Tes IQ: Kurang Fokus dan Teliti? Temukan 3 Perbedaan pada Gambar Karyawan Kepergok Bos Sedang Tidur
Sementara Nurul Bahrul Ulum dari PP Fatayat NU dan kemudian Izza Annafisah Dania dari PP Fatayat NU).
Share this article
Belakangan ini memang ramai diperbincangkan oleh masyarakat soal pertemuan antara lima nahdliyin dengan presiden Israel.