Tanggapi Kasus Vina-Eky, Mahfud MD Sebut Ada Permainan dan Kejahatan di Dalamnya

Kasus kematian sejoli Vina dan Eky Cirebon belakangan kembali menyita perhatian besar di kalangan masyarakat.
Kasus kematian sejoli Vina dan Eky Cirebon belakangan kembali menyita perhatian besar di kalangan masyarakat.

AYOJAKARTA.COM – Kasus kematian sejoli Vina dan Eky Cirebon belakangan kembali menyita perhatian besar di kalangan masyarakat.

Terjadi di tahun 2016 silam, kasus ini kembali viral hingga mengundang reaksi dari para tokoh penting salah satunya mantan Menkopolhukam Mahfud MD.

Dikutip dari tayangan YouTube Mahfud MD Official pada tanggal 13 Juni 2024, mantan Menkopolhukam tersebut menyebut bahwa ada permainan di kasus Vina dan Eky ini.

Mahfud MD menduga bahwa permainan dikasus ini ada tujuan tertentu seperti melindungi seseorang ataupun mendapatkan bayaran.

“Ya permainan untuk melindungi seseorang atau mendapat bayaran dari seseorang untuk mengaburkan kasus itu sebenarnya sebuah permainan yang jahat,” terang mantan Menkopolhukam Mahfud MD.

“Saya cenderung ini lebih dari unprofessional ya. Ada permainan,” lanjutnya lagi.

Baca Juga: Farhat Abbas Sebut Tidak Ada Saksi yang Mendukung Dakwaan Jaksa di Kasus Vina

Bahkan Mahfud MD secara terang-terangan menyebut ada kejahatan dalam penanganan kasus tersebut, terlebih saat polisi kemudian menghilangkan 2 DPO yang jelas-jelas sudah masuk dalam dakwaan.

“Yang dua orang ini yang buron ini kok sekarang dibilang dulu salah sebut, mana ada orang sudah nyelidiki lama kok salah sebut sehingga lalu dianggap ndak ada, itu hanya satu hanya Pegi, Pegi itupun diragukan, Ini tingkat polisinya nih nggak bener, ini bukan soal bisnis, ini kejahatan,” ungkap Mahfud MD.

Sementara itu, Menkumham Yasonna Laoly meminta kepada pihak kepolisian agar membongkar kasus tersebut hingga tuntas.

Tujuannya agar tidak ada lagi kecurigaan maupun asumsi liar yang berkembang di masyarakat soal kasus kematian Vina-Eky yang kini viral tersebut.

Baca Juga: Psikologi 5 Cara Mengatasi Pikiran Negatif yang Terus Menerus Muncul, Apa Kamu Pernah Merasakannya?

“Kepada polisi supaya membongkar tuntas itu jangan ada kecurigaan dari masyarakat , apalagi viral ada indikasi lagi bukan orangnya yang ditangkap bukan orang yang melakukan ada kesalahan SOP dalam pemeriksaan,” tegas Yasonna Laoly.

Lebih lanjut Yasonna Laoly mengingatkan, “Dalam keadaan kondisi seperti ini pun polisi harus betul-betul bergerak keras cepat mengungkap kasus ini supaya jangan liar nanti hipotesis-hipotesis di masyarakat, kecurigaan-kecurigaan terjadi dalam masyarakat.”

Di kesempatan berbeda, Habiburokhman selaku Wakil Ketua Komisi III DPR juga turut memberikan tanggapan atas kasus tersebut.

Dalam pernyataannya, Habiburokhman meminta agar publik tidak membuat asumsi sendiri lantaran kasus tersebut sudah memiliki ketetapan hukum yang kuat.

Selain itu, Habiburokhman juga menuturkan bahwa ada jalan hukum lain yang bisa ditempuh jika ingin kembali membuka kasus ini yaitu melalui Peninjauan Kembali (PK).

“Ada perkembangan ada bukti-bukti baru kan ada namanya Peninjauan Kembali, silahkan saja ditempuh selama ini sejauh ini kan sudah ada putusan-putusan yang berkekuatan hukum,” jelas Habiburokhman.

Baca Juga: CEK REKENING SEKARANG! KJP Plus Mei dan Juni 2024 Cair Dobel Hari Ini 13 Juni, Segini Besaran yang Diterima

“Kalau itu belum diubah, belum ada novum juga yang diajukan untuk merubahnya maka itulah yang harus kita pedomani,” tegasnya lagi.

Untuk itu Habiburokhman kembali mengingatkan bahwa persoalan hukum tidak bisa disikapi begitu saja dengan asumsi.

“Jangan ya persoalan hukum itu kita sikapi dengan asumsi,”ujarnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Vina Cirebon
# pembunuhan
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.