AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini Pram dan Teguh mengungkapkan kebohongan Pak RT dan anaknya Kahfi pada malam kejadian pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.
Setelah delapan tahun kasus kematian Vina dan Eki berlalu, akhirnya keduanya berani untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya.
Pram dan Teguh bercerita bahwa ia memberikan kesaksian dalam persidangan tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.
Keduanya mengatakan bahwa dirinya diminta untuk memberikan kesaksian Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pihak penyidik.
Mereka mengaku bahwa ia diminta untuk memberikan kesaksian tidur di rumah pada saat kejadian tersebut.
Padahal, yang terjadi sebenarnya Pram dan Teguh serta teman-temannya sedang menginap di rumah pak RT hingga pagi hari.
“Udah gini aja setelah kamu beli nasi kuning langsung aja pulang ke rumah, disuruh ngakunya gitu padahal pada malam kejadian saya nginep di rumah Pak RT,” ujar Pram, dikutip Ayojakarta.com dari youtube Uya Kuya TV, pada Rabu, 3 Juli 2024.
Kesaksian palsu tersebut dilakukan lantaran Pak RT dan anaknya Kahfi tidak mengakui bahwa ada yang menginap dirumahnya.
Dari kejadian tersebut Pram dan Teguh menyesal telah memberikan keterangan palsu yang diarahkan oleh pihak penyidik.
Atas kebohongan yang telah dilakukan oleh Pak RT, kuasa hukum dari Pram dan Teguh yakni Fredy Panggabean mengaku pihaknya telah meminta Pak RT untuk mengungkapkan kesaksian yang sebenarnya.
Bahkan Freddy Panggabean mengancam akan mengambil jalur hukum jika Pak RT dan anaknya tidak berani untuk ungkap fakta yang sebenarnya.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal dan Cara Lapor Diri PPDB Jakarta 2024 Jenjang SD hingga SMK
Sebab, menurut Freddy Panggabean kesakian dari Pak RT tersebut telah masuk BAP dan memberatkan para terpidana yang tidak bersalah.
“Kalau secara musyawarah dan mufakat tidak terpenuhi, mungkin kami akan melakukan upaya hukum dengan melaporkan dengan perbuatan memberikan keterangan palsu,” tandas Freddy Panggabean.
Diketahui, pada saat kemunculan kasus ini Pak RT dan Kahfi sulit untuk diketahui keberadaannya dan tidak berani untuk muncul ke publik.
Dengan hal itu telah membuktikan bahwa Pak RT masih menyembunyikan kebohongan dan belum mengungkapkan fakta yang sebenarnya.

Share this article
Baru-baru ini Pram dan Teguh mengungkapkan kebohongan Pak RT dan anaknya Kahfi pada malam kejadian pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.